Pengumuman Pasien Covid-19 Gorontalo Gunakan Penerjemah Bahasa Isyarat

Juru bicara gugus tugas Covid-19 Gorontalo dr Triyanto Bialangi ditemani oleh salah seorang penerjemah bahasa isyarat dari Sanggar Belajar Tuna Rungu Hellen Wimberty, Jumat (19/06/2020). Penerjemah atau interpreter akan digunakan untuk membantu kaum difabel dalam mengupdate informasi Covid-19 di Gorontalo.

KOTA GORONTALO, Humas – Ada yang berbeda dalam konferensi pers update Covid-19 Provinsi Gorontalo, Jumat (19/06/2020). Jika biasanya juru bicara gugus tugas Covid-19 Gorontalo dr Triyanti Bialangi dalam mengupdate informasi hanya seorang diri, kali ini ia ditemani oleh seorang penerjemah bahasa isyarat.

Dihadirkannya penerjemah atau interpreter merupakan hasil kerja sama Gugus Tugas Covid-19 Gorontalo dengan Sanggar Belajar Tuna Rungu Hellen Wimberty.

“Mulai hari ini jika ada konferensi pers kami juga akan menghadirkan penerjemah bagi teman-teman disabilitas yang akan memperagakan setiap informasi yang akan disampaikan oleh gugus tugas,” ungkap Tri.

Interpeter bertugas untuk menyampaikan informasi baik melalui gerakan tangan, mulut dan mata. Tujuannya, agar penyandang tuna rungu yang hanya mengandalkan indera penglihatan juga bisa mendapat akses informasi terkait Covid-19 di Gorontalo.

“Kami mengharapkan hal ini bisa membuka jendela wawasan kaum difabel terkait perkembangan kasus Covid-19,” imbuh Tri.

Dalam konferensi pers tersebut diketahui terdapat peningkatan dalam jumlah pasien sembuh Covid-19. 34 orang dinyatakan sembuh sementara enam orang lainnya terkonfirmasi positif.

Pewarta : Gina/Roman

Editor : Isam

Bagikan Berita

Facebook
Twitter
Pinterest
WhatsApp

ARSIP BERITA

KATEGORI