Gubernur Gorontalo Serahkan LKPJ 2017 ke DPRD

Gubernur Gorontalo Rusli Habibie (kiri) menyerahkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur tahun 2017 kepada Ketua DPRD Gorontalo Paris A. Jusuf. LKPJ 2017 dibacakan oleh Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim melalui Rapat Paripurna DPRD ke-161, Selasa (27/3). (Foto: Valen-Humas).

GORONTALO – Gubernur Gorontalo Rusli Habibie resmi menyerahkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun 2017 kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Gorontalo. Penyerahan LKPJ dilakukan pada Rapat Paripurna Istimewa DPRD Provinsi Gorontalo yang ke 161, Selasa, (27/3).

Dalam sambutan Gubernur yang dibacakan oleh Wakil Gubernur H. Idris Rahim, arah pembangunan selama tahun 2017 tetap fokus pencapaian visi dan misi RPJMD 2012-2017. Tema besar yang diangkat dalam arahan pembangunan pemprov yakni “terus mendorong peningkatan SDM dan memacu pembangunan infrastruktur daerah, untuk peningkatan ekonomi masyarakat yang berkeadilan”.

Melalui tema tersebut maka fokus pembangunan tahun 2017 diarahkan pada pengembangan sektor pendidikan dan kesehatan, menciptakan SDM yang beraya saing serta penyediaan infrastruktur dasar dan strategis.

“Pembangungan juga diarahkan pada penyerapan tenaga kerja, mendorong pertumbuhan ekonomi yang dapat mengurangi ketimpangan pendapatan, menanggulangi kemiskinan dan mengurangi pengangguran serta peningkatan kesejahteraan sosial lainnya,” terang Wagub Idris Rahim.

Wagub juga menyampaikan capaian kinerja makro ekonomi yang telah dicapai oleh pemerintah tahun 2017 yang mana pertumbuhan ekonomi cukup baik dengan angka 6,74% atau lebih tinggi dari capaian rata-rata nasional tahun 2017 yakni sebesar 5,02%.

“Pertumbuhan ekonomi Gorontalo tercermin dari PDRB ADHK tahun 2017 sebesar Rp. 25.092,73 Trilyun dan PDRB ADHB sebesar Rp. 34.547,56 Trilyun. Dengan hasil ini, pendapatan perkapita masyarakat, yang diukur dari PDRB perkapita tahun 2017 sebesar Rp. 29.570.000. Tingkat pengangguran terbuka berada di angka 4,28 persen lebih rendah dari rata-rata nasional di angka 5,50 persen,” imbuh mantan Sekda Provinsi Gorontalo itu.

Baiknya kinerja pemerintahan dan pembangunan juga telah mendorong peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dari tahun 2015 sebesar 65,86 menjadi 66,29 tahun 2016. Meskipun capaian tersebut masih di bawah rata-rata nasional 70,18 persen.

“Begitu pula dengan tingkat kemiskinan tahun 2017 yang menjadi 17,14 persen dibandingkan tahun sebelumnya di angka 17,63 persen. Kecilnya penurunan angka kemiskinan menjadi perhatian kita bersama melalui program kegiatan lintas bidang maupun koordinasi seluruh unsur pembangunan di Gorontalo,” terangnya.

Wagub juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah membantu pemerintah daerah dalam menjalankan tugas-tugas pembangunan, pemerintah dan kemasyrakatan di Provinsi Gorontalo. Ia berharap kerjasama dan kekompakan yang terjalin selama ini dapat dapat terus ditingkatkan di tahun mendatang.

Pewarta: Ecyhin

Editor: Isam

Bagikan Berita

Facebook
Twitter
Pinterest
WhatsApp

ARSIP BERITA

KATEGORI