Wagub : Makna Isra Mi’raj Perlu Diimplementasikan Dalam Kehidupan

Gorontalo – Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1437 Hijriah, harus diimplementasikan oleh seluruh umat Muslim dalam kehidupan sehari-hari. Peristiwa perjalanan Rasulullah SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha, merupakan perjalanan horizontal dari satu tempat suci ke tempat suci lainnya, yang menandakan bahwa umat Islam harus senantiasa suci dan selalu membina silaturrahim dan hubungan baik antara sesama manusia.

Hal ini dikatakan Wakil Gubernur Gorontalo DR. Drs. H. Idris Rahim, MM., saat memberikan sambutan pada peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang digelar di Masjid Al Hijrah Kelurahan Donggala, Kota Gorontalo, Jumat malam (6/5).

“Peristiwa Isra Mi’raj banyak mengandung hikmah yang harus diimplementasikan oleh setiap umat Muslim dalam kehidupan sehari-hari. Dari perjalanan Rasulullah, kita bisa mengambil pelajaran bahwa sebelum kita berhubungan dengan Allah SWT melalui kegiatan ibadah, kita harus memperbaiki sikap, perilaku, dan hubungan silaturrahim dengan sesama manusia. Hablum Minannas waa hablum Minallah,” terang Idris.

Selanjutnya perjalanan Rasullah menuju Sidratul Muntaha untuk menghadap langsung kehadirat Allah SWT untuk menerima perintah Shalat, menunjukkan bahwa Shalat merupakan ibadah wajib yang memiliki keistimewaan dibandingkan dengan perintah-perintah ibadah lainnya yang melalui perantara Malaikat Djibril.

“Begitu istimewanya Shalat ini, sehingga itu jangan kita melalaikan Shalat 5 waktu,” lanjut Idris.

Pengimplementasian makna Isra Mi’raj dalam kehidupan sehari-hari, dinilai Wagub Idris Rahim, dapat membentuk karakter manusia yang sesuai dengan kodratnya dan selalu mengedepankan sikap dan perilaku yang baik terhadap sesama. Ditambahkannya, persoalan bangsa Indonesia saat ini disebabkan oleh karakter masyarakat yang sudah semakin jauh dari ajaran agama dan perilaku yang telah dicontohkan Rasulullah SAW.

“Oleh karena itu saya mengajak jamaah dan seluruh masyarakat Provinsi Gorontalo untuk mengimplementasikan ajaran Rasulullah, menanamkannya kepada anak-anak kita, sehingga dapat membentuk karakter dan kepribadian Islami yang dapat menyelesaikan berbagai persoalan bangsa dan daerah,” pungkas Wagub. (Haris)

Bagikan Berita

Facebook
Twitter
Pinterest
WhatsApp

ARSIP BERITA

KATEGORI