Gubernur Gorontalo Minta PNS Berdonasi Untuk Korban Lombok

Gubernur Gorontalo Rusli Habibie (kiri) didampingi oleh Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Tiovan Aritonang saat melihat dari dekat Alat Utama Sistem Persenjataan (Alutsista) TNI pada pameran yang diselenggaran pada Penutupan TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) di Kecamatan Wonosari, Kabupaten Boalemo, Rabu (8/8/2018). Pada kesempatan tersebut Gubernur Rusli juga menyampaikan himbauan kepada PNS dan masyarakat untuk mendonasikan sedikit rejeki untuk membantu korban gempa bumi di Lombok, Nusa Tenggara Barat. (Foto: Salman-Humas).

KABUPATEN BOALEMO, Humas – Bencana gempa bumi yang melanda Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat menuai duka dan keprihatinan dari semua pihak. Tidak terkecuali dari Gubernur Gorontalo Rusli Habibie. Pihaknya menyampaikan perasaan duka kepada segenap para korban.

“Saya atasnama pemerintah dan rakyat Gorontalo mengucapkan bela sungkawa dan turut prihatin atas kejadian gempa bumi di Lombok, NTB. Duka mereka duka seluruh Indonesia,” kata Rusli kepada awak media, Rabu (8/8/2018).

Untuk membantu meringankan beban para korban, Pemprov Gorontalo menyediakan rekening khusus untuk donosi uang kepada para korban. Pegawai Negeri Sipil (PN) atau Warga yang ingin menyumbang dipersilahkan untuk mentransfer ke rekening BRI dengan nomor 0027-01015190-53-1 atasnama NKRI Peduli Lombok Dinas Sosial Provinsi Gorontalo.

“Saya menghimbau kepada PNS dan masyarakat Gorontalo untuk berdonasi untuk meringankan para korban. Saya sudah perintahkan Kadis Sosial untuk membuka rekening khusus untuk itu,” imbuh Rusli.

Selain bantuan berupa uang, warga juga diminta untuk mendonasikan dalam bentuk barang berupa pakaian layak pakai. Sumbangan yang telah terkumpul di Dinas Sosial selanjutnya akan dikirim ke Lombok.

Selain donasi uang, Pemprov Gorontalo juga sudah mengirimkan tujuh orang relawan yang berasal dari Taruna Siaga Bencana (Tagana) madya ke Lombok, Selasa (7/8/2018). Tujuh orang tersebut merupakan orang-orang pilihan yang memiliki kemampuan di bidang dapur umum, evakuasi dan psikososial.

“Mereka tim khusus yang bisa melayani 1000 orang di lokasi pengungsian. Mereka Tagana yang sudah berpengalaman di berbagai lokasi bencana,” kata Kadis Sosial Provinsi Gorontalo Risjon Sunge.

Pewarta: Isam

Bagikan Berita

Facebook
Twitter
Pinterest
WhatsApp

ARSIP BERITA

KATEGORI