Selamatkan Danau Limboto, Pemprov Gorontalo Akan Temui 13 Kementerian 

JAKARTA – Saat ini Danau Limboto masuk dalam 15 kawasan danau kritis. Upaya-upaya mempertahankan Danau Limboto ini terus dilakukan Pemprov Gorontalo.

Upaya tersebut dibuktikan Sekdaprov Gorontalo Winarni Monoarfa yang didampingi Bappeda Provinsi Gorontalo saat menemui Deputi Kemaritiman dan SDA Arifin Rudiyanto dan Direktur Lingkungan Hidup Wahyuningsih Darajati di kantor Bappenas RI, Jumat (29/9).

Sekda yang diwawancarai via telepon usai pertemuan yang diwakili oleh Sulastri  Husain, Kabid Sarana Prasarana Wilayah Bappeda​ mengatakan, kedatangan sekda dan Bappeda  agar bisa mendapatkan dukungan dalam rangka memfasilitasi Gorontalo untuk paparan program penyelamatan Danau Limboto ke beberapa kementerian. Pada kesempatan itu juga sekda melaporkan tentang rencana pembentukan sekretariat SDGs di dalam penyusunan rencana aksi daerah dan launching SDGs di daerah.

“ Sekda dan Bappeda hari ini bertemu Deputi Kemaritiman dan SDA dan Direktur Lingkungan Hidup, kami meminta dukungan untuk bisa memfasilitasi daerah untuk paparan program penyelamatan Danau Limboto di 13 kementerian terkait,” kata Sulastri.

Sekdaprov Winarni Monoarfa beberapa waktu lalu saat membuka acara bersih-bersih Danau Limboto  dalam rangka memperingati hari air sedunia yang ke XXV mengatakan, upaya-upaya mempertahankan Danau Limboto ini harus terus dilakukan, mengingat degradasi Danau Limboto mengalami penurunan khususnya untuk daya dukung lingkungan.

“Ini akan menjadi sebuah kerugian yang besar sekali bagi Provinsi Gorontalo ketika Danau Limboto ini punah karena fungsi ekologisnya yang tidak bisa digantikan oleh apapun,” tandas Winarni beberapa waktu lalu.

Pewarta  : Nova/Anie

Foto         : Alvon

Editor      : Asriani

Bagikan Berita

Facebook
Twitter
Pinterest
WhatsApp

ARSIP BERITA

KATEGORI