Wagub : Festival Whale Shark, Salah Satu Terobosan Untuk Mencintai Laut

Wagub Idris Rahim saat meninjau salah satu stand kuliner ikan di Festival Whale Shark

 

Gorontalo – Sejak munculnya Hiu Paus (Whale Shark) di pantai Botubarani tahun lalu, Gorontalo menjadi pembicaraan masyarakat hingga tingkat dunia.

Inilah momentum yang dimanfaatkan Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Gorontalo untuk meningkatkan minat masyarakat datang ke Gorontalo serta menikmati kuliner dari bahan ikan.

Salah satu kegiatan yang diadakan untuk lebih memboomingkan lagi Hiu Paus ini yaitu Festival Whale Shark dan Kuliner Hasil Laut. Kegiatan ini dibuka oleh Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim, di pantai Excotic, Botubarani, Kab. Bone Bolango, Sabtu (22/7).

Idris Rahim dalam sambutannya mengatakan,  mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan Dinas Perikanan dan Kelautan. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk inovasi, terobosan untuk kita mencintai laut.

“Kedepan, kita dalam membangun, tentunya tidak lagi melirik ke kontinental atau ke darat, tapi ke depan kita harus melirik ke ocean atau ke laut. Kegiatan-kegiatan yang bisa menunjang perikanan dan kelautan, tentunya kita sangat apresiasi,” jelas wagub.

Menurut wagub, hiu paus merupakan jenis ikan yang perlu dilindungi, populasinya perlu kita jaga bersama. Sejak 20 Mei, itu sudah dilindungi bukan saja diperairan Gorontalo tapi juga di seluruh perairan Indonesia.

Idris berharap, hiu paus pada tahun-tahun mendatang bisa menjadi satu kegiatan yang bisa menunjang pariwisata kedepan.

Terkait kuliner ikan, Idris berharap dengan adanya lomba kuliner ikan 2017, akan mendorong masyarakat untuk makan ikan. Terlebih lagi banyak UMKM yang sekarang berinovasi dengan kuliner ikan.

“Potensi UMKM cukup bagus, banyak inovasi dari UMKM, tapi kendalanya pada modal, perijinan. Karenanya kita harus dorong permodalan. Selama ini memang ada kredit usaha rakyat dari perbankan, tapi masih ada semacam jaminan sertifikat dan sebagainya. Juga perijinan-perijinan kita dorong agar supaya lebih dipermudah, karena saya lihat banyak sekali terobosan dari UMKM, ” papar Idris.

Wagub menilai,  UMKM itu tidak mengenal krisis ekonomi dan banyak inovasi dan terobosan yang perlu kita kembangkan untuk menunjang sektor kepariwisataan.

Pada kesempatan itu juga wagub dua periode ini  berharap, jika ada nelayan yang menjaring hiu paus, agar dapat melepaskan kembali, agar hiu paus bisa beranak dan berumur panjang dan menjadi objek wisata di Provinsi Gorontalo.

Sementara itu Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Sutrisno, dalam laporannya sebagai ketua panitia mengatakan, kegiatan ini adalah rangkaian kegiatan Whale Shark Festival dan Kuliner Tahun 2017. Ini merupakan festival Whale Shark pertama di Indonesia.

Hiu paus merupakan ikon baru dari pariwisata Gorontalo dimana banyak wisatawan mulai dari lokal hingga mancanegara yang mengunjungi Gorontalo.Rencananya akan diadakan Festival Kuliner sepuluh ribu tusuk sate tuna.

“Banyak sekali pengunjung yang bertanya mengapa Gorontalo tak membuat branding kuliner itu sate tuna. Ternyata sate tuna itu sangat digemari dan menjadi branding Provinsi Gorontalo, kata Sutrisno.

Dalam kegiatan tersebut, wagub menyerahkan bantuan dari Dinas Perikanan dan Kelautan berupa mesin katinting 5,5 PK kepada KUB Tuna Bahari, cool box kepada 2 Nelayan dan juga BPJS nelayan senilai Rp126 juta kepada 10 nelayan.

Kegiatan ini juga diisi dengan lomba foto hiu paus serta lomba lukis hiu paus oleh anak-anak TK.

Pewarta : Anie

Foto       : Haris

Editor    : Asriani

Bagikan Berita

Facebook
Twitter
Pinterest
WhatsApp

ARSIP BERITA

KATEGORI