Triwulan II, Realisasi APBD Provinsi Gorontalo Lampaui Target

Wagub Gorontalo H. Idris Rahim (kedua kiri), memimpin Rakorev Triwulan II tingkat Provinsi Gorontalo Tahun Anggaran 2017

GORONTALO – Realisasi fisik dan keuangan Pemerintah Provinsi Gorontalo pada triwulan II Tahun Anggaran 2017, berhasil melampaui target. Untuk target fisik sebesar 35,12 persen, realisasinya mencapai 42,42 persen. Sedangkan untuk target keuangan yang ditargetkan 28,78 persen, realisasinya sebesar 35,50 persen. Sementara untuk realisasi APBN per 30 Juni 2017 mencapai 35,36 persen atau sebesar Rp1,95 triliun dari total pagu APBN sebesar Rp5,51 triliun.

“Baik APBD maupun APBN, realisasinya pada triwulan II ini cukup baik. Tetapi tentunya kita harapkan, penyerapan anggaran ini harus dipacu untuk kepentingan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Wagub Idris Rahim usai memimpin rapat koordinasi dan evaluasi (Rakorev) triwulan II tingkat Provinsi Gorontalo di ruangan Dulohupa Kantor Gubernur Gorontalo, Senin (17/7).

Guna memacu penyerapan anggaran pada triwulan berikutnya, Idris meminta seluruh SKPD Provinsi Gorontalo dan pemerintah kabupaten/kota yang turut hadir pada rakorev tersebut, meningkatkan konsultasi, koordinasi, dan komunikasi, khususnya untuk mengantisipasi ataupun menyelesaikan berbagai permasalahan di lapangan. Idris mencontohkan, untuk kelanjutan pembangunan pelabuhan Tilamuta dan penanggulangan persoalan banjir yang sering terjadi di Kecamatan Mananggu yang terus dikeluhkan oleh masyarakat.

“Persoalan-persoalan ini harus menjadi fokus perhatian kita bersama. Pemerintah daerah dan instansi terkait harus turun melihat langsung kondisi di lapangan,” tegas Idris.

Sementara terkait upaya untuk menurunkan angka kemiskinan di Provinsi Gorontalo, Idris menginstruksikan seluruh SKPD Provinsi dan kabupaten/kota, instansi vertikal, dan seluruh stakeholder, harus menggunakan dan mengacu pada data Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) Provinsi dan Kabupaten/Kota. Menurutnya, hal ini dimaksudkan agar program penanggulangan kemiskinan lebih terarah pada data TNP2K yang telah disusun by name by address.

Wagub juga mengingatkan, salah satu parameter penilaian kinerja pemerintah daerah terkait kecepatan dalam menetapkan APBD. Oleh karena itu dirinya berharap, memasuki triwulan III ini seluruh jajaran TAPD Provinsi dan Kabupaten/Kota segera menyiapkan design perencanaan untuk APBD Tahun Anggaran 2018.

Rakorev tersebut dihadiri oleh pimpinan DPRD Provinsi Gorontalo, Walikota dan Bupati se Provinsi Gorontalo, Sekda Provinsi Gorontalo, Kakanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan Negara, serta pimpinan SKPD Provinsi Gorontalo. Pada kesempatan itu, Wagub Idris Rahim menyerahkan penghargaan kepada satker APBN terbaik yang berhasil diraih oleh Bappeda Provinsi Gorontalo.

Pewarta/Editor : Haris
Foto : Haris

Bagikan Berita

Facebook
Twitter
Pinterest
WhatsApp

ARSIP BERITA

KATEGORI