GM PLN Suluttenggo Janji Segera Selesaikan Masalah Pemadaman Listrik di Gorontalo

Manado- Pemadaman listrik yang cukup parah yang dirasakan oleh masyarakat  Gorontalo belakangan ini akibat tower di Lolak yang hampir rubuh segera diatasi oleh pihak PLN dengan mendirikan tower emergency.

Menurut GM PLN Suluttenggo  Baringin Nababan, saat pertemuan bersama Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim , Rabu (14/6) di Kantor PLN  PLN Suluttenggo, tower emergency tersebut, kemarin malam (red-selasa malam) sudah berada di Lolak, 3 kawat yang berada di satu sisi sudah dilepas dari tower yang sudah mau tumbang,  dan mulai hari ini (red-rabu) akan dibangun tower emergency dan itu tidak lama.

Baringin menjelaskan, semalam (red-selasa malam) sudah tiba technical assistent dari General Elektric, kita akan merubah mode setting di PLTG di Marisa (PLTG Maleo) karena selama ini PLTG tersebut tidak disetting untuk bisa menerima perubahan beban, tambah tambah beban atau gangguan, kalau ada gangguan kejut begitu dia tidak akan jatuh.

Terkait tindakan perubahan mode setting, Baringin menjelaskan jika sebenarnya kami sudah action hanya saja di kontraktual awal tidak menyebutkan begitu.

“Jadi ketika kami mengatakan ke GE untuk merubah itu, mereka bilang silahkan, tapi kalau merubah, tidak sesuai dengan kontrak dan jaminan garansinya setahun tidak ditanggung,” ungkap Baringin.

Menurut penjelasan Baringin, jaminan garansinya sudah berakhir akhir april kemarin sehingga mei kita sudah bisa buat settingannya. Nah ini lah cobaan itu datang, tiba tiba pas ramadhan terjadi kejadian ini.

“Untuk mengatasi agar hal ini tidak terjadi lagi dimasa yang akan datang, PLTG Maleo akan dirubah settingnya, lalu kami juga meminta kepada wagub agar PLTU Molotabu bisa selalu standby” kata Baringin

Direncanakan akan ada penambahan pembangkit di Gorut 2x50MW oleh Toba grup. Selain itu juga membangun transmisi dari pantai selatan, dari Btung-Minahasa Utara-Boltim-Bolsel lalu ke arah Gorut.

Untuk energi terbarukan biomas, Baringin mengatakan akan menyesuaikan penempatannya, akan ditempatkan dimana dan ketersediaan bahan baku dan juga RT RW di Gorontalo.

” Bahan biomass bisa diambil dari kayu mahoni atau cangkang sawit,” tutup Baringin.

Pewarta : Asriani

Foto.       : Vivi

Editor.    : Asriani

Bagikan Berita

Facebook
Twitter
Pinterest
WhatsApp

ARSIP BERITA

KATEGORI