Gorontalo Masuk 10 Besar Provinsi Terbahagia

Penjabat Gubernur Zudan Arif Fakrulloh menyampaikan sambutan pada rapat Paripurna Istimewa DPRD Provinsi Gorontalo

 

GORONTALO – Indeks kebahagiaan masyarakat menjadi salah satu indikator keberhasilan program kegiatan pembangunan yang dilaksanakan pemerintah. Pada hakikatnya, pemerintahan dibentuk untuk melayani, mensejahterakan dan membahagiakan rakyatnya. Hal ini dikatakan Penjabat Gubernur Gorontalo Zudan Arif Fakrulloh, pada rapat Paripurna Istimewa DPRD Provinsi Gorontalo dalam rangka penyerahan rekomendasi DPRD terhadap Laporan Hasil Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Gorontalo tahun 2016, Jumat (28/4).

Dikatakannya, untuk tahun 2016 ada beberapa capaian yang berhasil diraih Provinsi Gorontalo, diantaranya peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Pada tahun 2015, IPM Provinsi Gorontalo mencapai 65,17 persen, naik menjadi 65,82 persen pada tahun 2016. Sementara persentase penduduk miskin pada tahun 2015 sebesar 18,16 persen, turun menjadi 17,63 persen pada tahun 2016. Berdasarkan data BPS, capaian tersebut mengantarkan Provinsi Gorontalo masuk dalam 10 besar provinsi terbahagia di Indonesia.

“Inilah yang harus kita bangun, pemerintahan harus menuju pada sebuah aspek yang komprehensif yakni indeks kebahagiaan. Keberhasilan kita masuk dalam 10 besar provinsi terbahagia, harus kita jaga dan ditingkatkan di waktu mendatang,” kata Zudan.

Penilaian provinsi terbahagia didasarkan pada 10 indikator, yaitu pelayanan kesehatan, pendidikan, lapangan pekerjaan, pendapatan rumah tangga, keharmonisan keluarga, ketersediaan waktu luang, hubungan sosial, kondisi rumah dan aset, kondisi lingkungan, serta kondisi keamanan. Kedepan Zudan berharap, pelaksanaan program kegiatan pemerintah benar-benar fokus diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan dan kebahagiaan masyarakat.

“Kehadiran pemerintah harus bisa dirasakan oleh masyarakat. Program kegiatan SKPD harus disinergikan untuk kepentingan dan kebutuhan masyarakat. Dengan demikian masyarakat kita akan bahagia dan sejahtera,” pungkas Zudan. (Ecin – Tim Redaksi Humas)

Bagikan Berita

Facebook
Twitter
Pinterest
WhatsApp

ARSIP BERITA

KATEGORI