Universitas Gorontalo Miliki Laboratorium Terpadu Rusli Habibie

Gorontalo – Pemerintah Provinsi Gorontalo sangat konsen terhadap pengembangan SDM masyarakat Provinsi Gorontalo. Melalui program unggulan di sektor pendidikan, Pemerintah Provinsi Gorontalo membangun berbagai sarana prasarana pendidikan guna mendorong peningkatan kualitas SDM yang profesional dan berdaya saing.

Hal ini dikatakan Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim, saat meresmikan gedung laboratorium terpadu Universitas Gorontalo (UG), Limboto, yang diberi nama Laboratorium Terpadu Rusli Habibie, Selasa (10/5), yang ditandai dengan pengguntingan pita dan penekanan tombol yang membuka selubung papan nama laboratorium.

“Kehadiran laboratorium ini selain merupakan tuntutan bagi setiap perguruan tinggi, juga bermanfaat dalam mendukung upaya pemerintah dalam mewujudkan pengembangan SDM masyarakat Provinsi Gorontalo yang berkualitas, profesional, dan berdaya saing,” kata Idris.

Idris mengutarakan, keberhasilan program pembangunan yang dilaksanakan oleh pemerintah, hanya akan berhasil dan sukses jika melibatkan unsur pemerintah itu sendiri, perguruan tinggi, dan partisipasi seluruh masyarakat.

“Jika ketiga unsur ini saling bersinergi, maka percepatan pembangunan di segala bidang dan peningkatan ekonomi kerakyatan, pasti bisa kita realisasikan,” ujarnya.

Oleh karena itu, Idris berharap, gedung laboratorium yang bernilai 5,5 miliar rupiah yang terdiri dari tiga lantai ini, harus dimaksimalkan pemanfaatannya untuk mencetak lulusan UG yang berkualitas dan profesional, sehingga memiliki daya saing utamanya dalam menghadapi persaingan pada era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).

Sementara itu Ketua Yayasan Duluwo Limo lo Pohalaa, Jamal Mooduto, menjelaskan, pemberian nama laboratorium terpadu UG dengan nama Rusli Habibie, merupakan wujud penghargaan kepada Gubernur Gorontalo Rusli Habibie yang telah memberikan perhatian dan andil besar terhadap pengembangan kampus UG, khususnya terhadap berdirinya laboratorium terpadu.

“Dari total 5,5 miliar rupiah biaya pembangunan laboratorium ini, 90 persennya adalah hibah dari Pemerintah Provinsi Gorontalo, dan itulah alasannya sehingga laboratorium ini kami beri nama Rusli Habibie,” jelas Jamal.

Pada kesempatan itu, atas nama yayasan Duluwo Limo lo Pohalaa dan seluruh civitas akademika UG, dirinya mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Rusli Habibie dan seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Gorontalo, seraya berharap dapat terus memperhatikan pengembangan laboratorium tersebut, khususnya dalam melengkapi fasilitas laboratorium.

“Kami percaya, Pemerintah Provinsi Gorontalo dan kabupaten/kota tentunya tidak akan menutup mata untuk terus mengembangkan laboratorium UG, apalagi fasilitas laboratorium ini masih sangat minim,” pungkasnya. (Humas-Haris)

Bagikan Berita

Facebook
Twitter
Pinterest
WhatsApp

ARSIP BERITA

KATEGORI