Gorontalo (16/2) – Gubernur Gorontalo Rusli Habibie berharap agar kedepan tidak ditemukan lagi adanya Pendamping Desa (PD) yang menyalahi aturan apalagi memanfaatkan jabatan untuk kepentingan pribadi. Hal tersebut menjadi penekanan Gubernur Gorontalo Rusli Habibie, kepada para pendamping desa, dimana dalam laporan kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat, Pembangunan Desa Terpencil (BPM-PDT) Slamet Bakri, bahwa masih ditemukan sejumlah […]Selengkapnya
Tags :#ADD
Gorontalo (16/2) Gubernur Gorontalo Rusli Habibie meminta kepada Pendamping Lokal Desa (PLD), Pendamping Desa (PD) dan Tenaga Ahli (TA) yang akan melakukan kontrak kerja dengan Satker Provinsi Gorontalo, untuk berani melaporkan jika ditemukan ada penyelewengan penggunaan Alokasi Dana Desa (ADD). Hal tersebut disamapaikan Gubernur Gorontalo saat penandatanganan kontrak kerja individual 354 orang tenaga profesional pendampingan […]Selengkapnya
Gorontalo (16/2) – Terkait dengan alokasi Anggara Dana Desa (ADD) tahun ini Gorontalo mendapat kucuran dana sebesar Rp403.677.978.000 yang tersebar di 657 desa, 67 Kecamatan di Lima Kabupaten yang ada di Provinsi Gorontalo. “anggaran tersebut naik 124 persen dari tahun kemarin,” Kata Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat, Pembangunan Desa Terpencil (BPM-PDT) Slamet Bakri, saat penandatanganan kontrak […]Selengkapnya