
Kota Gorontalo, Kominfotik – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Gorontalo Sofian Ibrahim menorehkan prestasi gemilang di tingkat nasional. Namanya berhasil masuk dalam jajaran lima besar nominasi sekda provinsi terbaik se-Indonesia pada ajang bergengsi Askompsi Digital Leadership Government ADLG) Awards 2026.
Informasi resmi tersebut dirilis langsung melalui laman website resmi penyelenggara di https://adlgaward.id/nominasi. Dari hasil evaluasi ketat dan penyaringan (Evaluation and Shortlist), Sofian bersanding dengan empat sekda provinsi lainnya di Indonesia yang dinilai memiliki kepemimpinan digital terbaik dalam mendorong transformasi pemerintahan.
Empat nominator lain di kategori Sekda Provinsi tersebut adalah Sekda Provinsi Riau Syahrial Abdi, Sekda Provinsi Sumatera Selatan Edward Candra, Sekda Provinsi Lampung Marindo Kurniawan, dan Sekda Provinsi Sulawesi Tengah Novalina.
“Saya berharap, setiap pimpinan OPD memiliki komitmen yang sama dalam kepemimpinannya masing-masing. Pastikan proses bisnis dan layanan sektornya telah didefinisikan dengan sedetail mungkin. Sekarang masanya kerja kolaboratif, bukan lagi sektoral,” kata Sofian.
“Selaku Government CIO (GCIO) Pemerintah Provinsi Gorontalo, saya akan terus mendorong engagement lintas OPD agar SPBE, Satu Data, keamanan informasi, dan layanan digital tidak berjalan sendiri-sendiri, tetapi menjadi satu ekosistem kerja pemerintah daerah,” lanjutnya.
Ajang ADLG Awards sendiri merupakan gerakan nasional yang diinisiasi oleh Asosiasi Diskominfo Provinsi Seluruh Indonesia (ASKOMPSI) bekerja sama dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi tertinggi bagi para Sekretaris Daerah yang menunjukkan kepemimpinan digital (digital leadership) yang kuat, adaptif, serta sukses mengakselerasi implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di daerahnya masing-masing.
Masuknya Sekdaprov Sofian dalam Top 5 Nasional menjadi bukti nyata atas komitmen dan konsistensi Pemprov Gorontalo dalam menghadirkan tata kelola pemerintahan yang transparan, cepat, dan efisien melalui transformasi digital. Penilaian holistik dalam ajang ini didasarkan pada lima domain kepemimpinan, yaitu Leading Change, Collaboration, Governance, Vision & Engagement, dan Integrated Digital Government.
“Transformasi digital bukan hanya urusan aplikasi, tetapi bagaimana seluruh OPD memiliki komitmen yang sama untuk bekerja lebih terintegrasi, berbasis data, dan berorientasi pada peningkatan kualitas layanan masyarakat”, pungkas Sofian
Sebagai tahapan final, seluruh nominator dijadwalkan akan melaju ke proses penilaian berikutnya, termasuk mempresentasikan visi dan strategi transformasi digital daerah di hadapan panel tim penilai. Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi motivasi besar bagi seluruh jajaran ASN di Provinsi Gorontalo untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik berbasis digital demi kemudahan masyarakat.