Enam Rumah Korban Kebakaran Dapat Bantuan Pemprov Gorontalo

Gubernur Gorontalo Rusli Habibie (kanan) menyerahkan secara simbolis paket bantuan kepada enam kepala keluarga yang menjadi korban kebakaran di Kelurahan Liluwo, Kota Gorontalo, Sabtu (10/8/2019). Selain bantuan sandang dan pangan Pemprov Gorontalo berencana membantu pembangunan empat unit rumah, dua unit lainnya dibantu oleh Pemkot Gorontalo. (Foto: Salman-Humas).

KOTA GORONTALO, Humas – Enam unit rumah yang terbakar di Kelurahan Liluwo, Kecamatan Kota Tengah, Kota Gorontalo pada Jumat kemarin mendapat bantuan dari Pemerintah Provinsi Gorontalo. Bantuan diserahkan oleh Gubernur Rusli Habibie saat meninjau lokasi dan menyapa para korban, Sabtu (10/8/2019).

Rumah yang terbakar didiami oleh enam kepala keluarga dengan total 25 orang. Beruntung tidak ada korban jiwa dan luka-luka pada persitiwa tersebut. Kebakaran rumah ini menjadi kasus ke 27 di Kota Gorontalo dan 76 kasus se Provinsi Gorontalo sepanjang tahun 2019.

Bantuan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) senilai Rp20,9 juta diantaranya perlengkapan rumah tangga, perlengkapan sekolah, beras, ikan dan mie instan. Ada juga bantuan dari Dinas Sosial berupa tenda, perlengkapan keluarga, paket sandang dan pangan.

“Untuk bantuan pemukiman, tadi saya sudah dapat laporan pak Wali Kota membantu. Kami dari provinsi ikuti membantu. Bantuan rumah tentu tidak sesuai dengan rumah sebenarnya,” tutur Gubernur.

Rusli berharap peristiwa ini menjadi pelajaran bagi semua. Setiap penghuni rumah diminta menjauhkan anak-anak dari api, berhati-hati saat memasang elpiji dan memperhatikan sambungan listrik di rumah masing-masing.

“Kalau memasak jangan pernah ditinggalkan masakannya. Begitu juga kalau lagi ngecharge Hp jangan dianggap enteng karena ada aliran listrik di situ,” imbuhnya.

Sebagaimana diketahui, peristiwa kebakaran tersebut terjadi pada Jumat, 9/8/2019 sekitar pukul 16.25 WITA. Satu unit mobil Damkar dengan sembilan personil dibantu dua unit Damkar Kota Gorontalo dan satu unit milik Bone Bolango diterjunkan untuk memadamkan api. Belum diketahui penyebab kebaran tersebut.

Bagikan Berita

Facebook
Twitter
Pinterest
WhatsApp

ARSIP BERITA

KATEGORI