Gubernur Gorontalo Isyaratkan Tidak Terima CPNS di 2018

Gubernur Gorontalo Rusli Habibie (tengah) dalam sebuah dialog radio dengan tema “Rakyat Bertanya Gubernur Menjawab” yang disiarkan Radio Suara Rakyat Hulondhalo, Kamis (15/5).

GORONTALO – Gubernur Gorontalo Rusli Habibie mengisyaratkan tidak akan melakukan rekrutmen Calon Pengawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2018 nanti. Menurutnya jumlah PNS Gorontalo saat ini sudah cukup banyak terlebih dengan ketambahan guru SMA sederajat yang kini menjadi tanggungan pemerintah provinsi. Hal tersebut disampaikan Rusli dalam sebuah dialog radio dengan tema “Rakyat Bertanya Gubernur Menjawab” yang disiarkan Radio Suara Rakyat Hulondhalo, Kamis (15/5).

“saya di periode pertama (tahun 2012) tidak satupun menerima CPNS, karena jumlahnya sudah cukup banyak bahkan ada yang tidak maksimal bekerja. Belum lagi sekarang ketambahan dengan guru yang total jumlah pegawai kita ada lima ribu orang,” terang Rusli.

Rusli menilai, jumlah PNS yang besar hanya akan membebani anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD). Padahal di sisi lain, APBD Gorontalo yang ‘hanya’ 1,8 Trilyun Rupiah masih dibutuhkan untuk fokus pada pembangunan dan menggerakkan sektor ekonomi kerakyatan.

Meskipun begitu, lanjut gubernur dua periode itu, pihaknya menyerahkan kebijakan penerimaan CPNS kepada pemerintah pusat. Jika Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) membuka lowongan untuk daerah maka pihaknya akan mengajukan pengusulan.

“Sekarang kan penerimaan CPNS sudah terpusat di Kemenpan, tidak lagi di daerah daerah. Kita mengusulkan tapi yang menentukan butuh atau tidaknya di Kemenpan tidak seperti dulu lagi di provinsi dan kabupaten/kota,” pungkasnya.

Kemenpan RB sendiri saat ini sedang menggodok penerimaan CPNS baru tahun 2018. Sebagaimana dilansir dari Detik Finance, tahun 2018 nanti ada 220 Ribu PNS (pusat dan daerah) yang akan pensiun. Separuh dari angka itu diusulkan Kemenpan untuk direkrut kembali melalui jalur penerimaan CPNS. Usulan dari daerah akan disesuaikan dengan kebutuhan dan ketersediaan anggaran.

pewarta/editor : Isam

foto  : Salman

Bagikan Berita

Facebook
Twitter
Pinterest
WhatsApp

ARSIP BERITA

KATEGORI