Pemprov Gorontalo – UPT Kemendikdasmen Perkuat Kolaborasi Wujudkan Pendidikan Bermutu

Gubernur Gusnar Ismail memberikan arahan pada rapat konsolidasi dengan UPT Kemendikdasmen di aula BPMP Provinsi Gorontalo, Jumat (17/4/2026). (Foto : Haris)

BONE BOLANGO, Kominfotik – Pemerintah Provinsi Gorontalo memperkuat kolaborasi dengan Unit Pelaksana Teknis Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (UPT Kemendikdasmen) untuk mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua. Hal itu menjadi pokok pembahasan dalam rapat konsolidasi yang berlangsung di aula Badan Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Gorontalo, Jumat (17/4/2026).

Salah satu tantangan yang dihadapi dalam mewujudkan pendidikan bermutu adalah masih tingginya angka Anak Tidak Sekolah (ATS) di Provinsi Gorontalo. Berdasarkan data BPMP Provinsi Gorontalo, jumlah ATS selama periode tahun 2024 hingga 2026 sebanyak 25.501 anak.

“Persoalan ini tidak bisa hanya diselesaikan oleh UPT Kemendikdasmen saja, tetapi harus kita pecahkan bersama. BPMP harus berkoordinasi dengan dinas pendidikan serta catatan sipil untuk mendapatkan data yang akurat dan presisi terkait ATS ini,” kata Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail dalam sambutannya pada kegiatan itu.

Data ATS dibagi dalam tiga kategori, yaitu Belum Pernah Bersekolah (BPB), Lulus Tidak Melanjutkan (LTM), serta Drop Out (DO). Dalam data yang disajikan BPMP Provinsi Gorontalo untuk jumlah BPB sebanyak 8.269 anak, LTM 10.227, dan DO 7.007 anak.

“Faktor yang sangat krusial menurut kami dalam rangka menaikkan angka partisipasi sekolah adalah ATS. Di Provinsi Gorontalo dengan sebaran peserta didik sebanyak 245 ribu, ATS kita masih ada 25.501 anak,” ungkap Kepala BPMP Provinsi Gorontalo Rudi Syaifullah.

Rudi mengutarakan berbagai upaya telah dilakukan untuk mengatasi persoalan ATS sesuai dengan amanat Peraturan Presiden Nomor 3 Tahun 2026. Dalam perpres itu disebutkan bahwa hal yang harus dilakukan oleh seluruh daerah diawali dengan pendataan, kemudian penjagaan, pembiayaan, pendampingan, dan yang terakhir harus mengembalikan anak-anak ke sekolah.

Turut hadir pada rapat konsolidasi itu Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie dan sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah. Sementara dari UPT Kemendikdasmen hadir Kepala Kantor Guru dan Tenaga Kependidikan, serta Kepala Kantor Bahasa bersama seluruh jajarannya. Rapat diakhiri dengan penandatanganan komitmen bersama untuk meningkatkan mutu pendidikan di Provinsi Gorontalo.

Pewarta : Haris

Bagikan Berita

Facebook
Twitter
Pinterest
WhatsApp

ARSIP BERITA

KATEGORI