
Kota Gorontalo, Kominfotik – Pemerintah Provinsi Gorontalo kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok dengan menggelar pasar murah bersubsidi Ramadan. Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail bersama Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie turun langsung melayani masyarakat yang berbelanja pada kegiatan yang digelar di Kelurahan Dembe, Kecamatan Kota Barat, Kota Gorontalo, Minggu (22/2/2026).
Kehadiran Gubernur dan Wakil Gubernur di tengah masyarakat menjadi wujud nyata perhatian pemerintah daerah dalam membantu warga memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, khususnya selama bulan suci Ramadan. Kegiatan ini merupakan pelaksanaan pasar murah ketiga setelah sebelumnya digelar di Kabupaten Gorontalo Utara dan Bone Bolango.
Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie menyampaikan bahwa pasar murah bersubsidi merupakan bagian dari program strategis Pemerintah Provinsi Gorontalo dalam menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto melalui kementerian terkait di bidang pangan dan pertanian. Program ini bertujuan mengantisipasi potensi kenaikan harga bahan pokok serta menjaga daya beli masyarakat.
“Pemerintah hadir untuk membantu masyarakat, terutama kalangan kurang mampu, agar tetap dapat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau,” ujar Idah.

Ia menegaskan, pasar murah sangat dibutuhkan masyarakat, terutama pada momentum Ramadan dan saat terjadi fluktuasi harga. Pemerintah Provinsi Gorontalo berkomitmen melakukan langkah-langkah antisipatif guna menjaga stabilitas harga dan menekan laju inflasi berdasarkan data dan hasil pemantauan, termasuk dari Badan Pusat Statistik.
Dalam pelaksanaannya, pasar murah turut melibatkan sejumlah pelaku usaha dan gerai sebagai mitra. Mereka berpartisipasi dengan menjual bahan kebutuhan pokok di bawah harga normal sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah membantu masyarakat.
Sebanyak tujuh komoditas disediakan dengan harga subsidi yang dapat ditebus masyarakat seharga Rp95.000 dari total harga normal Rp247.750. Artinya, pemerintah memberikan subsidi sebesar Rp152.750 atau setara 62 persen.
Komoditas tersebut meliputi beras lima kilogram seharga Rp25.000, minyak goreng Rp10.000 per liter, cabai rawit Rp10.000 per 0,25 kilogram, bawang merah Rp10.000 per 0,5 kilogram, gula pasir Rp10.000 per kilogram, telur Rp10.000 per 10 butir, serta ayam pedaging Rp20.000 per ekor.
Pewarta : Echin