Wagub Gorontalo Terpilih Berdialog dengan Mentan RI, Bahas Harga Pangan

Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie saat berdialog langsung dengan Menteri Pertanian RI sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional, Amran Sulaiman secara daring pada pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) serentak nasional dalam rangka stabilisasi pasokan dan harga pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional , Jumat (13/2/2026). Foto –  Nova Diskominfotik.

Kota Gorontalo, Kominfotik – Kementerian Pertanian Republik Indonesia melaksanakan Gerakan Pangan Murah (GPM) serentak nasional dalam rangka stabilisasi pasokan dan harga pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Puasa dan Idulfitri 1447 Hijriah. Kegiatan yang dilaksanakan di 38 provinsi tersebut dibuka secara daring oleh Menteri Pertanian Republik Indonesia sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional, Amran Sulaiman, Jumat (13/2/2026).

Di Provinsi Gorontalo, GPM dipusatkan di Lapangan Padebuolo, Kota Gorontalo. Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie, membuka langsung kegiatan tersebut. Turut mendampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Hortikultura Provinsi Gorontalo, Kepala BPS Perwakilan Gorontalo, perwakilan Bank Indonesia Provinsi Gorontalo, serta jajaran Perum Bulog dan ID Food.

Usai pembukaan, Wakil Gubernur mengikuti dialog daring bersama Menteri Pertanian. Dalam kesempatan tersebut, Menteri Amran membuka ruang komunikasi dengan sejumlah pimpinan daerah untuk mendengar langsung kondisi harga pangan di wilayah masing-masing. Provinsi Gorontalo daerah pertama yang disebut dan berkesempatan berdialog secara langsung.

“Bagaimana harga di sana?” tanya Menteri Amran kepada Wakil Gubernur.

Menanggapi pertanyaan tersebut, Wagub Idah menyampaikan bahwa kondisi harga pangan di Gorontalo relatif stabil dan pelaksanaan Gerakan Pangan Murah berjalan dengan baik.

“Alhamdulillah, hari ini Gerakan Pangan Murah dilaksanakan di Provinsi Gorontalo dengan dihadiri 20 vendor. Masyarakat sudah mulai berbelanja dan harga pangan cukup stabil. Kegiatan ini juga dihadiri Tim Satgas Pangan, perwakilan Badan Pangan Nasional, serta seluruh pemangku kepentingan,” ujar Idah.

Wagub Idah Syahidah saat meninjau pelaksanaan GPM yang dipusatkan di Lapangan Padebuolo, Kota Gorontalo.

Ia menambahkan, pelaksanaan GPM menjadi kebanggaan bagi masyarakat Gorontalo karena harga komoditas yang dipasarkan tetap terkendali dan sesuai ketentuan pemerintah. Pemerintah Provinsi Gorontalo optimistis stabilitas harga dapat terus terjaga hingga akhir tahun, sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia melalui Menteri Pertanian.

Menanggapi laporan tersebut, Menteri Amran menyampaikan apresiasi atas upaya Pemerintah Provinsi Gorontalo dalam menjaga stabilitas harga. Ia sekaligus menegaskan agar pengawasan terhadap pelaku usaha terus diperkuat dan tidak ada pihak yang menaikkan harga secara tidak wajar, mengingat stok pangan nasional dalam kondisi mencukupi.

Lebih lanjut, Menteri Pertanian mengungkapkan bahwa pemerintah pusat telah menurunkan tim dari Badan Pangan Nasional ke setiap provinsi untuk memantau perkembangan harga selama bulan Ramadan hingga Idulfitri, guna memastikan stabilitas pangan tetap terjaga di seluruh Indonesia.

Pada pelaksanaan GPM di Gorontalo, sejumlah komoditas strategis disediakan, antara lain beras SPHP, Minyakita, bawang merah, bawang putih, cabai rawit, daging ayam ras, serta gula pasir. Seluruh komoditas dijual di bawah harga pasar dan mengacu pada Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.

Kegiatan ini juga melibatkan sejumlah ritel modern seperti Hypermart, Alfamart, dan Indomaret, guna memperluas akses masyarakat terhadap bahan pangan dengan harga terjangkau.

Pewarta  : Echin/Fenti

 

Bagikan Berita

Facebook
Twitter
Pinterest
WhatsApp

ARSIP BERITA

KATEGORI