SNT 6 Hadir di Bone Bolango, Wagub Idah Dorong Akses Pendidikan Berkualitas

Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie bersama Sekda Kabupaten Bone Bolango, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan bersama perwakilan siswa-siswi Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) 6 yang kini hadir di Kabupaten Bone Bolango. Foto – Nova Diskominfotik. 

Bone Bolango, Kominfotik – Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie mendorong pengembangan akses pendidikan berkualitas bagi generasi muda melalui Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) 6 yang kini hadir di Kabupaten Bone Bolango. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri kegiatan open house SNT 6 di Kecamatan Tilongkabila, Jumat (16/10/2026).

SNT 6 Bone Bolango menerima 80 siswa pada angkatan pertama, yang terdiri atas 40 siswa jenjang SMP dan 40 siswa jenjang SMA. Sekolah ini mengusung konsep pendidikan yang memadukan kurikulum nasional dengan penguatan budaya lokal.

“SNT ini menjadi kesempatan bagi anak-anak untuk mengembangkan kemampuan dan meraih pendidikan yang lebih baik. Saya berharap ke depannya semakin banyak program pendidikan seperti ini sehingga generasi muda Gorontalo memiliki kesempatan yang lebih luas untuk mengembangkan potensi mereka,” ujar Idah saat memberikan sambutannya.

Ia juga mengajak para orang tua untuk terus mendorong anak-anak mengembangkan kemampuan diri dan memanfaatkan peluang pendidikan yang tersedia. Menurutnya, kesempatan menempuh pendidikan di sekolah berkualitas dapat menjadi modal awal bagi anak untuk membangun relasi dan mempersiapkan diri melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

“Jangan cepat berpuas diri dengan kemampuan yang ada. Kalau ada kesempatan untuk melanjutkan pendidikan ke sekolah yang lebih baik, mengapa tidak? Orang tua perlu memberikan dukungan dan mengarahkan anak agar berani mencoba serta memanfaatkan peluang tersebut,” tambahnya.

Wakil Gubernur saat melihat langsung karya siswa-siswi yang menampilkan hasil karya dan prestasi peserta didik di bidang seni, robotika, serta pengembangan aplikasi digital. Foto – Nova Diskominfotik.

Menurut Idah, proses penerimaan siswa melalui tahapan seleksi menjadi bagian dari upaya memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk berkompetisi berdasarkan kemampuan mereka. Ia berharap keberadaan SNT dapat memperluas pilihan pendidikan bagi masyarakat, tanpa menjadikan latar belakang ekonomi orang tua sebagai penentu kesempatan anak untuk berkembang.

Ia turut menjelaskan bahwa SNT memiliki perbedaan dengan Sekolah Garuda dan Sekolah Rakyat, baik dari sisi sistem pendidikan maupun jenjang yang diselenggarakan. SNT tidak menerapkan sistem asrama sehingga siswa tetap dapat pulang ke rumah setelah mengikuti kegiatan belajar di sekolah.

Dalam kegiatan tersebut, Idah didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Bone Bolango, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Gorontalo, dan Kepala Sekolah SNT 6 Bone Bolango. Rombongan turut meninjau sejumlah stan yang menampilkan hasil karya dan prestasi peserta didik di bidang seni, robotika, serta pengembangan aplikasi digital.

Pewarta : Echin

 

Bagikan Berita

Facebook
Twitter
Pinterest
WhatsApp

ARSIP BERITA

KATEGORI