
Bone Bolango, Kominfotik – Kepala Dinas Kominfo dan Statistik Provinsi Gorontalo, Trizal Entengo, mengingatkan jika urusan keamanan informasi bukan hanya urusan Dinas Kominfo atau hanya menjadi urusan teknis bidang teknologi informasi. Hal itu ditegaskannya saat membuka Focus Grup Discussion (FGD) Implementasi Tata Kelola Keamanan Informasi Perangkat Daerah di Lingkungan Pemerintah Provinsi Gorontalo yang berlangsung di ruang rapat Poboide, Dinas Perhubungan Provinsi Gorontalo, Kamis (8/10/2026).
“Keamanan informasi tidak hanya menjadi tanggung jawab Dinas Kominfo, namun menjadi tanggung jawab bersama seluruh perangkat daerah. Ini bukan one man show” tegas Trizal.
Kadis Kominfotik menjelaskan, persepsi bahwa urusan keamanan informasi hanya menjadi urusan Dinas Kominfo harus diluruskan.
“Setiap perangkat daerah memiliki aplikasi, data, akun pengguna, perangkat, dan jaringan . Ini tidak bisa menjadi beban Dinas Kominfo, karena yang mengelola itu masing-masing OPD,” ungkap Trizal.
Trizal berharap melalui FGD ini terbentuk komitmen bersama termasuk pimpinan OPD untuk menjaga keamanan informasi secara bersama-sama.
“Kalau ini kita tidak jaga, maka risikonya pasti akan besar. Kita tidak menghendaki informasi informasi yang ada di dalam aplikasi atau akun di OPD-OPD disalahgunakan oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab. Karena itu, komitmen kita bersama dibutuhkan termasuk pimpinan,” jelas Trizal.
Saat ini Pemprov Gorontalo melalui Dinas Kominfotik sedang membangun portal satu data yang berisikan data sektoral baik yang berasal dari OPD maupun kabupaten/Kota serta data statistik.
FGD ini menghadirkan narasumber, Direktur Keamanan Siber dan Sandi Pemerintah Daerah, Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Danang Jaya, melalui virtual meeting.
Kegiatan diikuti oleh pengelola sistem informasi dan pengelola website OPD lingkup Pemprov Gorontalo serta kabupaten/kota se Provinsi Gorontalo.
Pewarta : PPID Diskominfotik