Di SMKN 1 Bulango Utara, Wagub Idah Tinjau MBG dan Pelatihan Kewirausahaan

Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie saat memantau langsung pelaksanaan Makan Bergizi Gratis oleh para siswa-siswi di SMK Negeri 1 Bulango Utara, Kamis, (24/9/2026). Foto – Nova Diskominfotik.

Bone Bolango, Kominfotik – Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie meninjau pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG) sekaligus melihat pembelajaran kewirausahaan di SMK Negeri 1 Bulango Utara, Kabupaten Bone Bolango, Kamis (24/9/2026). Kunjungan tersebut turut didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Gorontalo Sudarman Samad, Staf Ahli Gubernur Ramlah Habibie, serta jajaran Tim Satuan Tugas (Satgas) MBG.

Dalam peninjauan pelaksanaan MBG, Wagub Idah melihat langsung menu yang disajikan kepada para siswa. Menu yang diberikan terdiri dari telur, sayur, dan tempe orek dengan porsi yang disesuaikan dengan kebutuhan gizi siswa tingkat SMA/SMK.

Idah mengapresiasi pelaksanaan MBG di sekolah tersebut karena melihat para siswa menikmati makanan yang disediakan. Menurutnya, kualitas menu dan kecukupan porsi menjadi bagian penting dalam memastikan program MBG memberikan manfaat bagi tumbuh kembang siswa.

“Alhamdulillah, menunya bagus dan anak-anak juga terlihat lahap makan. Porsinya sudah sesuai dan memenuhi angka kecukupan gizi untuk anak-anak SMA,” ujar Idah.

Usai meninjau MBG, Wagub Idah melihat kegiatan pelatihan dan pembelajaran kewirausahaan yang diikuti para siswa, salah satunya praktik pembuatan berbagai produk kue sesuai dengan jurusan yang mereka tekuni.

Selanjutnya, Wagub Idah juga meninjau prose pembelajaran kewirausahaan yang membuat kue hasil tangan daripada para siswa dan guru guru mata pelajaran terkait di SMK Negeri 1 Bulango Utara. Foto – Nova Diskominfotik.

Idah mendorong agar pembelajaran kewirausahaan tidak hanya berfokus pada kemampuan membuat produk, tetapi juga dibarengi dengan pengetahuan pemasaran. Siswa perlu dibekali kemampuan menawarkan dan memasarkan produk agar hasil praktik dapat berkembang menjadi peluang usaha.

“Anak-anak tidak hanya harus bisa membuat produknya, tetapi juga perlu belajar bagaimana cara memasarkannya. Apalagi sekarang pemasaran banyak dilakukan melalui media sosial, sehingga kemampuan digital juga tidak bisa dikesampingkan,” jelasnya.

Ia menyarankan pihak sekolah menyusun daftar produk atau menu olahan yang dibuat secara berkala setiap minggu. Produk tersebut selanjutnya dapat dipromosikan melalui media sosial dengan mencantumkan informasi pemesanan dan kontak yang dapat dihubungi. Menurutnya, konsistensi menjadi hal penting ketika siswa mulai menerima pesanan.

“Produksi dapat disesuaikan dengan kemampuan, sehingga kegiatan kewirausahaan tidak hanya menjadi pembelajaran, tetapi juga membuka peluang usaha dan mendorong perputaran ekonomi bagi siswa maupun sekolah,” tutupnya.

Pelaksanaan MBG di SMK Negeri 1 Bulango Utara sendiri menyasar 263 penerima manfaat. Pemenuhan makanan bergizi bagi para siswa tersebut dilaksanakan melalui SPPG Bulango Utara, di bawah naungan Yayasan Berkah Bersama Sukses.

Pewarta : Echin

Bagikan Berita

Facebook
Twitter
Pinterest
WhatsApp

ARSIP BERITA

KATEGORI