
Kab. Boalemo, Kominfotik – Tim Penggerak Posyandu (TP Posyandu) Provinsi Gorontalo memperkuat intervensi penanganan tengkes untuk Kabupaten Boalemo dan Pohuwato melalui penyaluran bantuan susu dan tas bingkisan berisi makanan bergizi kepada 193 penerima. Kegiatan dipusatkan di Desa Hungayonaa, Kecamatan Tilamuta, Kabupaten Boalemo, Kamis (10/9/2026).
Dari total penerima tersebut, 10 anak di Kabupaten Boalemo dan lima anak di Kabupaten Pohuwato mendapatkan bantuan susu dan tas bingkisan. Sementara 178 penerima lainnya memperoleh tas bingkisan sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan Posyandu di kedua wilayah.
“Kita doakan anak-anak yang hadir sekarang ini, baik di Boalemo maupun di Pohuwato, menjadi generasi yang akan menggantikan kita. Ada yang menjadi gubernur, bupati, camat, dokter, maupun jabatan-jabatan di pemerintahan,” ujar Nani.
Dalam sambutannya Nani menegaskan pemerintah daerah perlu memastikan berbagai keluhan dan kebutuhan desa terutama yang menjadi pilot project agar dapat diterjemahkan menjadi program dan dukungan anggaran. Laporan intervensi dari masing-masing pengampu SPM juga menjadi dasar untuk menentukan program yang akan dilaksanakan pada 2027.

“Ini saya minta pertanggungjawaban dari enam SPM, baik kabupaten maupun provinsi, untuk persediaan alokasi dana khusus yang ditujukan untuk Posyandu dan desa-desa pilot project,” tegasnya.
Ia berharap intervensi ini dapat terus diperluas sehingga semakin banyak desa memperoleh pendampingan dan dukungan lintas sektor. Menurutnya, upaya penuntasan tengkes akan lebih optimal apabila setiap persoalan di desa ditangani sesuai kewenangan dan kebutuhan masing-masing sektor.
Saat ini, terdapat 10 sasaran tengkes yang menjadi bagian dari intervensi di Boalemo dan lima sasaran di Pohuwato. Nani menargetkan seluruh sasaran tersebut dapat dituntaskan pada tahun ini sehingga intervensi dapat dilanjutkan ke desa pilot berikutnya.
Pewarta : Mila