
BONE BOLANGO, Kominfotik – Duta Besar Uni Emirat Arab (UEA) untuk Indonesia, Abdulla Salem Aldhaheri, meninjau lokasi pembangunan Gorontalo Islamic Centre (GIC) di Desa Talulobutu Selatan, Kecamatan Tapa, Kabupaten Bone Bolango, Rabu (12/8/2026). Turut mendampingi Dubes UEA pada kunjungan itu Sekda Provinsi Gorontalo Sofian Ibrahim dan Ketua Yayasan GIC Wahyudin Katili.
Pembangunan GIC telah dicanangkan oleh Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail pada Desember 2025 lalu. GIC berada dalam kawasan lahan seluas 40 hektar. Selain masjid raya sebagai bangunan utama, di dalam kawasan itu juga akan dibangun sejumlah fasilitas penunjang, seperti pusat dakwah, destinasi wisata, sport center, serta area UMKM.
“Kami tunggu proposalnya, nanti akan diajukan ke stakeholder di UEA yang berminat berinvestasi untuk membangun masjid raya Gorontalo,” ujar Abdulla.
Pada tahun 2021, UEA membangun masjid di Kota Solo, Jawa Tengah. Masjid hadiah dari Pangeran UEA, Syeikh Mohamed Bin Zayed Al Nahyan, merupakan miniatur Syeikh Zayed Grand Mosque di Abu Dhabi.
Yayasan GIC pada Februari 2026 telah melakukan kegiatan scrubbing atau perataan tanah. Pihak yayasan juga melakukan aktivitas sondir untuk mengetahui kepadatan dan kekuatan daya dukung tanah.
Yayasan GIC terus menggalang infak dan sedekah dari aparatur sipil negara dan seluruh lapisan masyarakat. Berdasarkan laporan keuangan per tanggal 7 Agustus 2026 yang dipublikasikan melalui akun instagram gorontaloislamiccentre, jumlah infak dan sedekah yang sudah terkumpul sebanyak Rp3.267.189.781.
Bagi masyarakat yang ingin berinfak dan bersedekah untuk pembangunan Masjid Raya GIC dapat disalurkan melalui Bank Muamalat dengan nomor rekening 8120999999 dan Bank BSG 00301539999999.
Pewarta : Haris