Nani Ismail Dorong Penambahan Kelas TK Agropolitan

Bunda PAUD Provinsi Gorontalo Nani Ismail Mokodongan saat menyerahkan surat keterangan tamat belajar pada Tasyakuran dan Penamatan Peserta Didik Angkatan XVIII TK Pembina Agropolitan di Kabupaten Bone Bolango, Minggu (21/6/2026). (Foto : Mila)

Kab. Bone Bolango, Kominfotik – Bunda PAUD Provinsi Gorontalo Nani Ismail Mokodongan mendorong penambahan ruang kelas TK Pembina Agropolitan binaan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Gorontalo. Hal itu disampaikannya pada Tasyakuran dan Penamatan Peserta Didik Angkatan XVIII TK Pembina Agropolitan di Kabupaten Bone Bolango, Minggu (21/6/2026).

Nani melihat jumlah peserta didik TK Pembina Agropolitan terus meningkat hingga mencapai sekitar 70 sampai 80 anak. Namun, kapasitas ruang belajar belum bertambah signifikan sejak sekolah tersebut berdiri hampir dua dekade lalu.

“Perkembangan daripada bangunan ruang kelas itu tetap seperti yang dulu sehingga banyak yang mendaftar tetapi terbatas ruang belajar. Sampai saya menyampaikan ke Ibu Ati ini harus ditambah,” jelas Nani.

Ia menegaskan pentingnya pendidikan anak usia dini sebagai fondasi pembentukan karakter dan kecerdasan anak. Terlebih di era digital, tenaga pendidik harus terus meningkatkan kapasitas agar mampu mengikuti perkembangan pengetahuan yang diakses anak-anak melalui teknologi.

Pada kesempatan itu, Ketua TP PKK ini juga mengingatatkan agar kegiatan penamatan tidak membebani orang tua peserta didik. Menurutnya, sekolah perlu mengevaluasi setiap kebutuhan kegiatan seremonial agar tetap sederhana dan tidak menambah beban biaya keluarga.

“Anak-anak PAUD ini memulai dari nol, sehingga guru dan orang tua harus berkolaborasi membentuk cara berpikir, kecerdasan, dan karakter mereka,” ujar Nani.

Ketua Dharmawanita Persatuan Provinsi Gorontalo Sulastri Sofian Ibrahim juga mengatakan pendidikan anak usia dini merupakan investasi jangka panjang bagi orang tua dan daerah. Anak-anak yang dididik sejak usia dini diharapkan tumbuh menjadi generasi penerus yang kompeten dan mampu berkontribusi bagi pembangunan Gorontalo maupun Indonesia.

“Anak-anak usia dini adalah generasi penerus bangsa yang harus dipersiapkan sejak sekarang agar memiliki kompetensi untuk membangun daerah dan negara di masa depan,” kata Sulastri.

Ia juga menyatakan DWP akan memperkuat fungsi pembinaan dan evaluasi terhadap TK Pembina Agropolitan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kualitas pembelajaran, metode pendidikan, serta tata kelola sekolah terus berkembang sebagai lembaga binaan DWP Provinsi Gorontalo.

Sebanyak 41 peserta didik Angkatan XVIII resmi ditamatkan terdiri dari kelompok A yang sudah memenuhi kriteria kelulusan. Acara diakhiri dengan penyerahan surat keterangan tamat belajar serta foto bersama peserta didik dan para guru.

Pewarta : Mila

Bagikan Berita

Facebook
Twitter
Pinterest
WhatsApp

ARSIP BERITA

KATEGORI