
Kota Gorontalo, Kominfotik – Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo Sofian Ibrahim mendorong seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) menjadikan Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik (PEKPP) Tahun 2026 sebagai momentum transformasi pelayanan publik. Hal itu disampaikannya saat membuka Kick Off Meeting PEKPP Tahun 2026 di Ruang Integritas Inspektorat Provinsi Gorontalo, Senin (15/6/2026).
Menurut Sofian, PEKPP tidak hanya berorientasi pada penilaian, tetapi menjadi sarana memperbaiki kualitas layanan kepada masyarakat. Ia meminta seluruh OPD fokus membenahi enam aspek penilaian, yakni kebijakan pelayanan, profesionalisme SDM, sarana dan prasarana, sistem informasi pelayanan publik, konsultasi dan pengaduan, serta inovasi.
“PEKPP ini tidak hanya sekadar memantau dan mengevaluasi, tetapi yang paling penting adalah melakukan transformasi dari pelayanan yang belum optimal menjadi lebih baik,” kata Sofian.
Ia juga menekankan pentingnya digitalisasi layanan serta memastikan perubahan struktur organisasi tidak mengurangi kualitas pelayanan yang diterima masyarakat. Menurutnya, pelayanan publik harus menjadi prioritas dan terus menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi.
Sementara itu, Plt. Kepala Biro Organisasi Setda Provinsi Gorontalo Heriyanto Uwete menjelaskan bahwa cakupan evaluasi PEKPP tahun 2026 akan jauh lebih luas dibanding tahun sebelumnya. Jika sebelumnya hanya tiga hingga empat perangkat daerah yang menjadi lokus penilaian, tahun ini evaluasi mencakup sekitar 30 perangkat daerah, unit kerja, hingga satuan pendidikan.
Pemprov Gorontalo mencatat peningkatan nilai Indeks Pelayanan Publik dari 4,04 pada tahun 2023 menjadi 4,48 pada tahun 2025. Capaian tersebut diharapkan dapat dipertahankan melalui penguatan kualitas pelayanan publik di seluruh perangkat daerah.
Pewarta : Mila