
Kota Gorontalo, Kominfotik – Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail mengajak Ikatan Keluarga Alumni (IKA) SMANSA Gorontalo untuk bersinergi membangun daerah. Hal ini disampaikannya melalui acara ramah tamah yang digelar di aula SMA 1 Kota Gorontalo, Selasa (28/4/2026).
Dalam sambutannya Gusnar membeberkan Gorontalo saat ini berada hampir setara dengan DKI Jakarta dalam hal angka partisipasi murni anak bersekolah di Gorontalo. Tetapi di balik itu, data Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Gorontalo menyebutkan sekitar 25.501 anak di Gorontalo masih belum bersekolah dan menjadi tantangan bersama bagi Pemerintah Provinsi dan IKA SMANSA Gorontalo.
“Ini suatu angka yang besar. Ini jadi tanggung jawab kita semua, karena bisa saja anak yang ada dalam data tersebut ada di tengah-tengah lingkungan kita atau keluarga kita” Ujar Gusnar.
Menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Provinsi saat ini tengah mendorong Pembangunan Sekolah Rakyat yang merupakan program dari Presiden Prabowo. Disamping itu, Pihaknya juga mengajak IKA Smansa dalam bersinergi dengan Pemerintah terutama dalam penyaluran beasiswa dan program bantuan pendidikan utamanya dalam membantu melanjutkan pendidikan bagi para anak yang menjadi tenaga kerja membantu orang tuanya.
“Ini merupakan tantangan bagi kita semua dan mudah-mudahan bisa diselesaikan dengan baik. Sehingga nama besar SMA Negeri 1 yang tercatat dalam sejarah Gorontalo, inilah sekolah yang memiliki sejarah gemilang, dari sejak dulu sampai sekarang” pungkasnya.
Acara ramah tamah IKA Smansa turut dirangkaikan dengan penyerahan bantuan beasiswa untuk tahun pendidikan 2026-2027 sebesar Rp204 juta. Acara turut dihadiri ketua umum DPP IKA Smansa Irjen Pol (Purn) Yotje Mende, Pimpinan OPD Pemprov serta staf khusus Gubernur.
Pewarta : Bahrian