
Boalemo, Kominfotik – Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie, kembali mengawal langsung penyaluran Bantuan Langsung Pangan Pemerintah Provinsi Gorontalo (BLP3G) yang kali ini menyasar Kabupaten Boalemo, Senin (5/4/2026). Didampingi Kepala Dinas Sosial dan Pencatatan Sipil, bantuan diserahkan kepada 200 KPM di Kecamatan Paguyaman dan 225 KPM di Kecamatan Wonosari.
Dalam sambutannya, Wakil Gubernur menyampaikan bahwa program BLP3G merupakan bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Gorontalo dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya kelompok lanjut usia dan penyandang disabilitas. Ia menegaskan bahwa bantuan ini harus tepat sasaran sesuai dengan kriteria penerima manfaat yang telah ditetapkan.
“Alhamdulillah, hari ini kita kembali dapat menyerahkan bantuan BLP3G yang memang diperuntukkan khusus bagi lansia dan penyandang disabilitas. Ini menunjukkan bahwa program ini berjalan sesuai sasaran,” ujar Idah.
Ia juga menekankan bahwa penerima bantuan merupakan dua kategori utama, sehingga kehadiran pihak lain dalam penyaluran umumnya sebagai pendamping atau perwakilan. Untuk itu, pengawasan terus dilakukan agar bantuan benar-benar diterima oleh yang berhak.

Dalam kesempatan tersebut, Idah turut mengimbau masyarakat penerima manfaat agar menjaga kesehatan, mendukung program-program pemerintah, serta menjaga kebersihan lingkungan sebagai bagian dari upaya bersama meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial dan Pencatatan Sipil Provinsi Gorontalo Reflin Buata menjelaskan bahwa, bantuan sosial BLP3G bersumber dari APBD Provinsi Tahun Anggaran 2026 dengan total kuota sebanyak 3.000 paket se-Provinsi Gorontalo.
Untuk Kabupaten Boalemo, total kuota yang dialokasikan sebanyak 828 KPM dengan total anggaran mencapai Rp209.036.880. Hingga saat ini, persentase penyaluran telah mencapai 72,97 persen atau sebanyak 2.189 KPM di seluruh Provinsi Gorontalo.
Adapun setiap KPM menerima satu paket bantuan bahan pangan yang terdiri dari 10 kilogram beras, 2 liter minyak goreng, 1 kilogram gula pasir, dan 10 butir telur ayam, dengan total nilai komoditas per paket sebesar Rp252.460.
Pewarta : Echin