Sofian Ibrahim Resmi Nahkodai IKAPTK Provinsi Gorontalo

Pelantikan Ketua dan Pengurus DPP Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) Provinsi Gorontalo periode 2025–2030 di Gedung Azlea Convention Center, Kota Gorontalo, Kamis (26/3/2026). (Foto : Mila)

Kota Gorontalo, Kominfotik – Sofian Ibrahim resmi dilantik sebagai Ketua DPP Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) Provinsi Gorontalo periode 2025–2030 di Gedung Azlea Convention Center, Kota Gorontalo, Kamis (26/3/2026). Pelantikan dilakukan oleh Ketua DPN IKAPTK Akmal Malik dan turut dihadiri Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail.

Dalam sambutannya, Sofian menegaskan bahwa IKAPTK memiliki peran strategis sebagai wadah alumni kepamongprajaan dalam mendukung pelaksanaan pemerintahan daerah. IKAPTK juga menjadi ruang penguatan integritas dan profesionalisme alumni di berbagai sektor.

“Kami sebagai alumni yang tergabung dalam wadah IKAPTK adalah pendukung pelaksanaan tugas-tugas pemerintah daerah, baik provinsi dan kabupaten/kota, karena notabennya kami yang tergabung didalamnya adalah ASN. Sehingga seluruh alumni menjadikan IKAPTK ini sebagai ladang pengabdian untuk kemudian mendukung pelaksanaan visi misi daerah,” kata Sofian.

Sofian juga menyampaikan apresiasi kepada pengurus sebelumnya yang telah berkontribusi dalam menggerakkan organisasi. Ia menilai fondasi yang telah dibangun menjadi modal penting untuk melanjutkan program kerja ke depan.

Sementara itu, Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail yang turut hadir dalam arahannya menekankan pentingnya budaya kerja cepat dan tepat bagi seluruh alumni IKAPTK. Ia mengingatkan agar setiap tugas direspons tanpa menunggu instruksi ulang serta dikelola secara disiplin.

“Yang cepat itu ketika diberikan tugas jangan nanti ditanya lagi baru merespon, dan ini harus menjadi budaya kerja organisasi,” tegas Gusnar.

Gusnar juga mengingatkan pentingnya menghilangkan sekat angkatan maupun jurusan dalam organisasi agar tidak menghambat dinamika dan kolaborasi. Menurutnya, setiap kebijakan harus disusun secara inklusif untuk kepentingan bersama.

Selain itu, ia menekankan agar alumni IKAPTK memiliki pemahaman luas terhadap berbagai isu strategis, mulai dari ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya hingga pertahanan keamanan. Hal ini dinilai penting agar alumni mampu menjadi rujukan masyarakat dalam memberikan penjelasan yang tepat dan mencerahkan.

“Jadikan alumni IPDN sebagai tempat bertanya yang tepat bagi masyarakat dengan jawaban yang jelas dan tidak membingungkan,” kata Gusnar.

Selebihnya, Gusnar juga mengajak seluruh pihak untuk memperkuat kolaborasi dalam pembangunan daerah. Penyelenggaraan pemerintahan harus dilakukan secara bersama-sama dengan peran dan tanggung jawab masing-masing.

Pewarta : Mila

Bagikan Berita

Facebook
Twitter
Pinterest
WhatsApp

ARSIP BERITA

KATEGORI