
Kab. Gorontalo, Kominfotik – Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui Dinas Kelautan dan Perikanan mulai menyalurkan bantuan bahan baku ikan kepada Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) di kabupaten/kota se-Provinsi Gorontalo untuk tahun anggaran 2026. Penyaluran bantuan secara simbolis dilakukan oleh Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie, didampingi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Ariyanto Husain, di LKSA Ummul Iman, Kelurahan Hunggaluwa, Limboto, Kabupaten Gorontalo, Jumat (13/3/2026).
Wakil Gubernur menyampaikan bahwa penyaluran bantuan ikan kepada LKSA merupakan program rutin Pemerintah Provinsi Gorontalo yang telah dilaksanakan selama kurang lebih sepuluh tahun. Namun, Ia mengakui bahwa dalam perjalanannya program tersebut sempat tidak terlaksana pada tahun tertentu karena kondisi yang tidak dapat dihindari. Kegiatan ini pada dasarnya merupakan kelanjutan dari program sebelumnya yang dikenal dengan Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (FORIKAN), yang bertujuan mendorong peningkatan konsumsi ikan di masyarakat.
“Walaupun program FORIKAN secara nasional tidak lagi berjalan seperti dulu, Pemerintah Provinsi Gorontalo tetap melanjutkan semangatnya. Saat ini diarahkan pada program penyaluran ikan untuk anak-anak di LKSA,” jelasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa pemerintah sebelumnya pernah menjalankan program penyaluran ikan ke sekolah-sekolah melalui kegiatan “Fish to School” yang menjangkau hingga wilayah pelosok. Program tersebut memiliki tujuan yang sama, yakni meningkatkan konsumsi ikan bagi anak-anak.

Pada kesempatan itu, bantuan ikan diserahkan secara simbolis sesuai dengan jumlah anak asuh di masing-masing LKSA. Wakil Gubernur berharap bantuan tersebut dapat membantu pemenuhan kebutuhan pangan sekaligus meningkatkan asupan gizi anak-anak.
“Memang jumlahnya belum banyak karena menyesuaikan dengan kondisi efisiensi anggaran. Namun ini merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Provinsi Gorontalo kepada LKSA yang ada di daerah. Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan baik,” ungkapnya.
Adapun jenis ikan yang disalurkan adalah ikan cakalang yang masih segar dan langsung berasal dari Dinas Kelautan dan Perikanan sebelum dipasarkan. Ikan tersebut diharapkan dapat membantu menambah asupan gizi anak-anak karena memiliki kandungan protein yang tinggi.
Berdasarkan data, program penyaluran bantuan bahan baku ikan untuk LKSA tahun 2026 dialokasikan dengan pagu anggaran sebesar Rp50 juta setiap bulan selama enam bulan. Dengan demikian, total anggaran program tersebut dalam satu tahun mencapai Rp300 juta.
Program ini menyasar 33 panti asuhan (LKSA) yang tersebar di kabupaten/kota di Provinsi Gorontalo, dengan total penerima manfaat sebanyak 903 anak asuh. Pada tahap penyaluran bulan pertama, total bantuan ikan yang didistribusikan mencapai 1.110 kilogram untuk seluruh wilayah Provinsi Gorontalo.
Pewarta : Echin