
Kabupaten Gorontalo, Kominfotik – Pemerintah Provinsi Gorontalo resmi memulai penyaluran Bantuan Langsung Pangan Pemerintah Provinsi Gorontalo (BLP3G) Tahun Anggaran 2026 kepada keluarga penerima manfaat (KPM). Penyaluran perdana dilaksanakan di Kantor Desa Datahu, Kecamatan Tibawa dan Kantor Desa Pongongaila, Kecamatan Pulubala, Kabupaten Gorontalo, Selasa (3/3/2026).
Bantuan diserahkan langsung oleh Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie, didampingi Kepala Dinas Sosial dan Pencatatan Sipil Provinsi Gorontalo Reflin Buata.
Dalam laporannya, Reflin Buata menyampaikan bahwa pada Tahun Anggaran 2026, BLP3G difokuskan pada tiga kabupaten dengan tingkat kemiskinan tertinggi di Provinsi Gorontalo, yakni Kabupaten Boalemo, Kabupaten Pohuwato, dan Kabupaten Gorontalo.
“Total kuota BLP3G Tahun 2026 sebanyak 3.000 keluarga penerima manfaat. Untuk Kabupaten Gorontalo sebanyak 1.330 KPM, Kabupaten Pohuwato 842 KPM, dan Kabupaten Boalemo 828 KPM,” ujar Reflin.

Ia menjelaskan, di tengah kebijakan efisiensi anggaran tahun 2026, bantuan bahan pangan ini diprioritaskan bagi keluarga lanjut usia (lansia) dan penyandang disabilitas yang terdaftar single identity number (SIN) berbasis NIK.
“Kami laporkan Ibu Wakil Gubernur, prioritas penerima berada pada desil 1 dan 2 sekitar 85 persen, sedangkan desil 3 sampai 5 sebesar 15 persen. Tahun ini hanya tiga kabupaten dari enam kabupaten/kota yang menjadi sasaran karena efisiensi anggaran, serta berdasarkan data SIN, ketiga kabupaten tersebut memiliki jumlah lansia dan penyandang disabilitas terbanyak,” jelasnya.
Setiap KPM menerima satu paket bantuan bahan pangan yang terdiri atas 10 kilogram beras, 2 liter minyak goreng, 1 kilogram gula pasir, dan 10 butir telur ayam. Total nilai komoditas per paket sebesar Rp252.460.
Pewarta : Echin