Resmikan Caffe Ala Sunda, Wagub Minta Dukungan untuk Sekolah Garuda dan MBG  

Pengguntingan pita secara resmi oleh Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie pada pembukaan Cirebon Kuring Caffe dan Resto, Rabu (11/2/2026). Foto – Fadly Diskominfotik 

Kota Gorontalo, Kominfotik – Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie secara resmi meresmikan Cirebon Kuring Caffe dan Resto, Rabu (11/2/2026). Kafe yang mengusung konsep estetik ala kafe di Bandung dengan ragam menu khas Pasundan ini berlokasi di Jalan Bypass, Kelurahan Tamalate, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo.

Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita oleh Wagub Idah didampingi pemilik kafe Heru Khaeruddin bersama istri. Usai prosesi peresmian, Wagub dan seluruh tamu undangan berkesempatan menikmati berbagai menu yang disajikan secara gratis oleh pihak kafe.

Dalam sambutannya, Wagub Idah menyampaikan apresiasi atas hadirnya Cirebon Kuring Caffe dan Resto yang dinilai mampu menghadirkan suasana alami dengan memanfaatkan keindahan pepohonan dan lingkungan sekitar sebagai daya tarik utama.

“Kafe ini sangat bagus, pemandangannya menyuguhkan suasana alam yang asri. Ini menunjukkan bagaimana potensi sumber daya alam yang kita miliki bisa dimanfaatkan menjadi sebuah keindahan sekaligus peluang usaha,” ujar Idah.

Menurutnya, kehadiran kafe dengan nuansa Sunda tersebut tidak hanya menambah pilihan destinasi kuliner di Gorontalo, tetapi juga menjadi ruang kebersamaan bagi masyarakat, khususnya warga Sunda, serta masyarakat Gorontalo pada umumnya untuk menikmati hidangan khas daerah lain dalam suasana yang nyaman.

Wagub Idah Syahidah Rusli Habibie saat mencicipi menu yang ada di Cirebon Kuring Caffe dan Resto. (Foto – Fadly Diskominfotik).

Pada kesempatan tersebut, Wagub juga menyampaikan informasi terkait kunjungannya mendampingi Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi dalam dua hari terakhir. Kunjungan tersebut dalam rangka peninjauan tiga titik lokasi calon pembangunan Sekolah Garuda baru di Provinsi Gorontalo.

“Alhamdulillah, dari 37 provinsi di Indonesia, hanya 20 provinsi yang terpilih menjadi lokasi Sekolah Garuda, dan Provinsi Gorontalo termasuk di dalamnya. Ini tentu menjadi kebanggaan bagi kita semua,” ungkapnya.

Wagub Idah pun mengajak masyarakat Gorontalo yang memiliki putra-putri, khususnya yang saat ini masih duduk baik SD maupun SMP, untuk mulai mempersiapkan diri. Ia menyebutkan bahwa seleksi masuk meliputi tes Matematika, Bahasa Inggris, dan Bahasa Indonesia, dengan proses penentuan kelulusan sepenuhnya menjadi kewenangan pemerintah pusat.

Selain Sekolah Garuda, Wagub juga menyinggung pembangunan Sekolah Rakyat yang saat ini telah dirintis di Tilamuta dan tengah dibangun di Wonosari. Program tersebut diharapkan dapat memperluas akses pendidikan bagi masyarakat.

Di akhir sambutannya, Idah meminta dukungan masyarakat dalam pengawasan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di mana ia juga menjabat sebagai Ketua Satuan Tugas.

Pewarta : Echin

 

Bagikan Berita

Facebook
Twitter
Pinterest
WhatsApp

ARSIP BERITA

KATEGORI