
GORONTALO, Kominfotik – Provinsi Gorontalo berhasil menjadi yang terbaik secara nasional untuk cakupan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) tahun 2025. Berdasarkan data yang dirilis oleh Kementerian Kesehatan, cakupan CKG di Gorontalo menjadi yang tertinggi di seluruh Indonesia dengan persentase mencapai 50,3 persen.
CKG adalah salah satu program prioritas nasional yang menyediakan pemeriksaan kesehatan cuma-cuma bagi masyarakat, termasuk anak sekolah dari SD hingga SMA, untuk deteksi dini penyakit. Program ini bertujuan meningkatkan kualitas hidup, mencegah komplikasi penyakit serius, dan dilakukan di Puskesmas atau fasilitas kesehatan.
“Alhamdulillah cakupan CKG kita menjadi yang tertinggi secara nasional. Namun itu perlu kita evaluasi dan tingkatkan terus, salah satunya untuk pelayanan kesehatan gigi. Karena ternyata gigi ini juga sangat mempengaruhi kesehatan seseorang dan kualitas sumber daya manusia secara keseluruhan,” kata Wagub Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie saat melepas tim ekspedisi dokter spesialistik ke Pinogu di halaman Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo, Selasa (10/2/2026).
Pemeriksaan kesehatan gigi menjadi salah satu fokus dalam program CKG. Pemeriksaan fokus pada deteksi dini karies, kebersihan mulut, dan kondisi gusi. Melalui program CKG ini diharapkan angka karies akan menurun dan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan gigi dan mulut sejak dini semakin meningkat.
Guna meningkatkan cakupan CKG, Dinas Kesehatan akan melaksanakan road show ke 95 puskesmas yang ada di Provinsi Gorontalo. Pelaksanaan CKG tahun ini tidak hanya sekedar melakukan skrining atau pemeriksaan, tapi hingga tahap tindak lanjutnya yakni pengobatan.
“Insya Allah dalam waktu tiga bulan ini seluruh puskesmas bisa kita lakukan road show. Secara nasional, masalah kesehatan yang paling menonjol hipertensi dan gigi. Oleh karena itu kami bersyukur sekali dua dokter spesialis gigi bisa menyertai tim dalam road show ke Pinogu,” pungkas Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo, Anang S. Otoluwa.
Pewarta : Haris