
GORONTALO, Kominfotik – Gereja Protestan Indonesia di Gorontalo (GPIG) bersiap menggelar agenda penting lima tahunan. Dalam hitungan bulan ke depan, Badan Pekerja Harian (BPH) Majelis Sinode GPIG akan melaksanakan Sidang Sinode untuk masa periodisasi 2026-2031 yang menjadi momentum pergantian kepengurusan Sinode.
Sidang Sinode tersebut dijadwalkan berlangsung pada 14–18 Juli 2026, bertempat di Jemaat Maranata Limboto, Kabupaten Gorontalo. Rencana pelaksanaan Sidang Sinode mendapat sambutan positif dari Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail.
“Sidang Sinode ini adalah agenda penting, bukan hanya bagi internal GPIG, tetapi juga bagi kehidupan sosial dan kebersamaan di Gorontalo. Pemerintah Provinsi Gorontalo menyambut baik dan siap memberikan dukungan agar kegiatan ini berjalan dengan lancar, tertib, dan membawa dampak positif bagi daerah,” ujar Gusnar Ismail saat diwawancarai usai audiensi BPH Majelis Sinode GPIG yang dipimpin oleh Pendeta Ronald Oroh di rumah jabatan gubernur, Jumat (23/1/2026).
Sementara itu Ketua BPH Majelis Sinode GPIG Pendeta Ronald Oroh menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dan dukungan yang diberikan oleh Gubernur Gorontalo. Ronald Oroh mengatakan bahwa ke depan GPIG akan terus berkontribusi secara aktif dalam membangun kehidupan umat dan ikut menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat Gorontalo.
“Kami bersyukur dan berterima kasih atas penerimaan serta dukungan bapak Gubernur. Ini menjadi semangat bagi kami untuk terus berkontribusi dalam membangun kehidupan umat dan ikut menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat Gorontalo secara keseluruhan,” pungkasnya.
Tim Komunikasi Gubernur