
Kota Gorontalo, Kominfotik – Pemerintah Provinsi Gorontalo menggelar apel peringatan Hari Patriotik 23 Januari di halaman rumah jabatan Gubernur, Jumat (23/1/2026). Upacara dipimpin oleh Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail selaku Inspektur Upacara.
Hari Patriotik 23 Januari 1942 ialah momentum peringatan perjuangan rakyat Gorontalo dalam merebut kemerdekaan dari tangan penjajah kolonial Belanda yang dipimpin oleh Bapak Nani Wartabone. Peristiwa itu ditandai dengan penurunan bendera Belanda dan diganti bendera Merah Putih.
Bertugas sebagai perwira upacara Ajun Komisaris Besar Polisi Hadra Dotulong dengan Jabatan Kabag Dal-Ops Biro Opserasi Polda Gorontalo dan Komandan Upacara Letkol Inf. Widya Stomo Eko Nugroho dengan jabatan Danyonif 713/ST. Sedangkan Pembaca UUD 1945 Verensyah Sofyan Adam Duda dari unsur Paskibraka Gorontalo dan pembacaan lintas peristiwa 23 Januari oleh Dita Anggraini Polapa dari KNPI Provinsi Gorontalo.
Dalam arahannya Gubernur Gusnar menyampaikan agar semangat juang para pahlawan lebih khususnya Nani Wartabone agar patut diteladani. Contoh ini harus diimplementasikan dalam seluruh sendi kehidupan dalam rangka mengisi perjuangan kemerdekaan yang telah diwarisi.
“Kita patut mencontoh perjuangan pahlawan kita yang dipimpin oleh Bapak Nani Wartabone dalam rangka memerdekakan bangsa ini yang dimulai dari Gorontalo yang menjadi bagian dari rangkaian kemerdekaan 17 Agustus 1945” ujar Gusnar.
Disamping itu momentum hari Patriotik ini juga dapat memantik semangat dan spirit dalam membangun daerah. Dengannya segala tantangan dalam penyelenggaraan pembangunan, pemerintahan dan pembinaan kemasyarakatan dapat dihadapi bersama-sama.
“Oleh sebab itu pada peringatan hari Patriotik yang ke-84 saya mengajak seluruh masyarakat Gorontalo untuk terus berjuang mengisi kemerdekaan yang sudah diperjuangkan oleh para pendahulu kita” Tutupnya.
Pewarta : Bahrian