Rakorev Dengan Pemkot, Pemprov Gorontalo Koordinasikan Program

Suasana Rakorev antara Pemerintah Provinsi Gorontalo dengan Pemerintah Kota Gorontalo yang dilaksanakan di Bandayo lo Yiladia Rumah Dinas Walikota Gorontalo, Selasa (04/02/2020). Pemprov Gorontalo menggelontorkan anggaran program strategis dana APBN dan APBD tahun 2020 untuk Kota Gorontalo sebesar Rp.209 miliar. (Foto : Salman – Humas)

KOTA GORONTALO, Humas – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo kembali menggelar rapat koordinasi dan evaluasi. Dalam rakorev kali ini, pemprov mengkoordinasikan berbagai program strategis dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Gorontalo, yang dilaksanakan di aula Bandayo lo Yiladia Rumah Dinas Walikota Gorontalo, Selasa (04/02/2020).

Rusli menilai beberapa ruas jalan provinsi yang ada di kota Gorontalo masih perlu penataan dan perbaikan. Olehnya ia mengharapkan kontribusi dari pemkot Gorontalo.

“Saya harapkan kepada teman-teman kabupaten/kota, fokus dulu. Contohnya di Kota Gorontalo ini, infrastruktur jalan. Yang menjadi kewenangan provinsi, alhamdulillaah kami setiap tahun sudah mengambil bagian,” ungkap Rusli

Selain itu, Gubernur juga menyinggung masalah saluran air yang ada di jalan-jalan kota Gorontalo. Menurutnya, pembuatan saluran air menghadapi kendala dilapangan. Beberapa warga yang telah membangun rumah di pinggir jalan menolak untuk dibuatkan saluran air, sehingga ketika musim penghujan tiba, terdapat banyak genangan di sepanjang jalan.

“Tolong Pak Wali, melalui camat atau lurah komunikasikan hal ini. Itu juga kontener-kontoner yang sampai dengan 40 feet lewat situ, yang menyebabkan kalau musim hujan akan muncul genangan, ditambah lagi tidak ada saluran, tidak ada got,” tambahnya.

Menghadapi berbagai masalah yang mengemuka tersebut, Rusli mengajak seluruh Bupati dan Walikota untuk mengkoordinasikan berbagai programnya dengan pemerintah provinsi, dan selanjutnya dibawa ke pemerintah pusat. Hal ini menurutnya dapat memudahkan seluruh program dari daerah.

“Saya kadang hanya tertawa dan sedih melihat teman-teman begitu banyak berjuang. Bupati ini sudah menyerahkan proposal ke menteri ini, walikota juga datang termasuk gubernur juga datang, padahal itu saya yakin sebesar-besarnya tidak akan di proses selama tidak masuk list musrembangnas,” imbuhnya.

Gubernur dua periode tersebut meminta pemerintah kota lebih memperhatikan lingkungan pemukimannya. Menurutnya, kota Gorontalo sebagai Ibu Kota Provinsi menjadi cerminan dari seluruh kabupaten kota, termasuk masyarakat dan pemerintahnya.

Pada rakorev tersebut, terungkap total alokasi anggaran yang digelontorkan pemprov untuk pemkot Gorontalo sebesar Rp.209 miliar.

Pewarta : Gina

Editor : Isham

 

Bagikan Berita

Facebook
Twitter
Pinterest
WhatsApp

ARSIP BERITA

KATEGORI