Gubernur Gorontalo Undang Menteri Pariwisata Hadiri GKK 2019

Gubernur Gorontalo Rusli Habibie (kiri) bertukar cenderamata dengan Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya di kantor Kemenpar, Jakarta, Jumat (13/9/2019). Gubernur Rusli mengundang Menpar untuk datang sebagai pembicara pada Celebes Tourism Meeting dalam rangkaian Gorontalo Karnaval Karawo (GKK) pada 2-6 Oktober 2019 nanti. (Foto: Jusni-BPPG).

JAKARTA, Humas – Gubernur Gorontalo Rusli Habibie mengundang Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya untuk hadiri pada rangkaian acara Gorontalo Karnaval Karawo (GKK) 2019 yang digelar pada 2-6 Oktober nanti. Gubernur Rusli yang didampingi Kadis Pariwisata Rifli Katili diterima Menpar di ruang kerjanya di Jakarta, Jumat (13/9/2019).

Arief Yahya dijadwalkan menjadi pembicara utama pada Celebes Tourism Meeting tanggal 5 Oktober 2019 bertemat di Hotel Grand Q, Kota Goronralo. Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas juga sudah menyatakan kesiapan untuk hadir sebagai pembicara.

“Alhamdulillahh hari ini saya diterima pak Menteri Pariwisata untuk melaporkan kesiapan GKK 2019 sekaligus mengundang beliau untuk hadir langsung. Pak Menteri bersedia untuk dijadwalkan hadir. Semoga acara ini akan berlangsung sukses dan meriah,” ucap Gubernur Rusli usai pertemuan.

Sedikit berbeda dengan GKK tahun-tahun sebelumnya, GKK 2019 waktunya cukup panjang sebelum Karnaval Karawo pada acara puncak. Event tahunan yang diinisiasi oleh Bank Indonesia dan Pemprov Gorontalo ini diharapkan menjadi ajang pariwisata dan upaya mempromosikan kain khas Gorontalo di tingkat nasional dan dunia.

“Selain acara forum pariwisata se Sulawesi, ada event mokarawo atau menyulam kain karawo. Ada juga fashion show hasil desain karawo serta ada lomba Karawo Tradisional Handmade mulai dari memilih bahan, desain, proses pengirisan, menyulam hingga jadi,” imbuh Rusli.

Acara akan semakin semarak dengan gelaran Gorontalo Kulineir Expo tanggal 4-6 Oktober 2019. Event ini tidak saja menyajikan kuliner khas Gorontalo tapi juga bakal diramaikan oleh atraksi seni tradisional dan pementasan musik dari berbagai komunitas seni budaya lokal.

Pewarta: Isam

Bagikan Berita

Facebook
Twitter
Pinterest
WhatsApp

ARSIP BERITA

KATEGORI