Infrastruktur Dibangun TNI, Warga Botumoputi Tidak Lagi Terisolir

Gubernur Gorontalo Rusli Habibie (dua kanan) didampingi Pangdam XIII Merdeka Mayjen TNI Tiopan Aritonang (tiga kanan) saat meninjau proyek pekerjaan jalan usaha tani di Desa Botumoputi, Kecamatan Tibawa, Jumat (6/9/2019). Jalan dengan nilai Rp2,5 miliar itu dikerjasamakan dengan TNI melalui Korem 133 Nani Wartabone. (Foto: Salman-Humas).

KABUPATEN GORONTALO, Humas – Warga desa Botumoputi, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo sebentar lagi bisa berbahagia. Mereka tidak lagi terisolir sebab jalan di kampungnya sudah hampir rampung.

Jalan dengan konstruksi rabat beton itu dikerjasamakan dengan TNI melalui Komando Resort Militer (Korem) 133 Nani Wartabone. Anggaran Rp 2.5 miliyar dikucurkan untuk membiayai jalan usaha tani sepanjang 2.638 meter.

Pekerjaan jalan tersebut ditinjau oleh Gubernur Gorontalo Rusli Habibie bersama Pangdam XIII Merdeka Mayjen TNI Tiopan Aritonang, Jumat (6/9/2019). Hadir pula Danrem 133 Nani Wartabone Kolonel Czi Arnold AP Ritiauw.

“Jalan ini ketika saya kampanye di sini bersama kepala desa diaspirasikan oleh rakyat, mereka minta hanya jalan. Saya janjikan insyaallah saya terpilih jadi gubernur jalan ini akan saya perbaiki dan alhamdulillah sekarang sudah mulai, progres fisiknya sudah 48%,” kata Gubernur Gorontalo Rusli Habibie saat bertatap muka dengan ratusan warga setempat.

Beberapa yang juga menjadi aspirasi masyarakat yakni tentang ketersediaan listrik. Di kampung yang tidak jauh dari jalan Gorontalo Outer Ring Road (GORR) itu belum teraliri listrik. Termasuk jembatan yang dilintasi oleh jalan.

“Insyaallah Senin saya perintahkan tim ke sini dan juga dari PLN, untuk meninjau dan segera kita lakukan pemasangan listrik. Ini adalah hadiah yang saya berikan kepada kalian, setelah saya kembali menjabat maka pembangunan kerja nyata harus diwujudkan tidak hanya janji janji belaka,” ungkapnya.

Sementara itu, Pangdam XIII Merdeka mengaku senang TNI bisa dilibatkan dalam pembangunan infrastruktur untuk membantu rakyat. Hal ini menurutnya sebagai wujud nyata Kemanunggalan TNI yang mencintai dan dicintai rakyat.

“Korem 133 ini baru satu tahun berdiri tetapi sudah dekat dengan rakyat. Ibu bapak sekalian, kami tentara itu berasal dari rakyat, sebelum jadi tentara kami rakyat, bekerja untuk rakyat dan nantipun setelah pensiun kami akan jadi rakyat,” jelas Tiopan.

Jenderal bintang dua itu juga sedikit menyinggung tentang eksistensi TNI AD di Gorontalo yang saat ini sudah ketambahan dua Komando Distrik Militer yakni Kodim 1313 Pohuwato dan Kodim 1314 Gorontalo Utara. Tiopan mengajak warga yang ingin anaknya masuk tentara untuk mendaftar sepanjang memenuhi standar dan kriteria yang ditetapkan.

Pewarta: Ecyhin

Bagikan Berita

Facebook
Twitter
Pinterest
WhatsApp

ARSIP BERITA

KATEGORI