Sekda : Pencegahan Penyakit Butuh Integritas dan Sinergitas

Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo, Darda Daraba memukul gong yang menandai dibukanya Rakontek Program Pencegahaan dan Pengendalian Penyakit (P2P) tingkat Provinsi Gorontalo, Selasa (26/3/2019) di Ballroom Damhil Hotel, Kota Gorontalo. (Foto: Nova-Humas)

Kota Gorontalo, Humas – Pencegahan penyakit membutuhkan integritas dan sinergitas antara berbagai program pembangunan kesehatan. Hal itu diungkapkan Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo, Darda Daraba pada Rakontek Program Pencegahaan dan Pengendalian Penyakit (P2P) tingkat Provinsi Gorontalo, Selasa (26/3/2019) di Ballroom Damhil Hotel, Kota Gorontalo.

“Dalam mencegah dan mengendalikan penyakit ini, integritas dan sinergitas sangat dibutuhkan. Integritas bukan hanya slogan, tetapi aksi nyata perlu adanya sikap yang pro aktif,” kata sekda.

Ia menjelaskan, pencegahan dan pengendalian penyakit bisa dimulai dari promosi kesehatan, deteksi dini penyakit atau skrining serta tata laksana kasus yang sesuai standar.

“Dengan promosi kesehatan yang berkesinambungan dan deteksi dini penyakit yang berkualitas sebagai upaya pencegahan penyakit serta dengan tata laksana kasus penyakit yang sesuai standar, maka upaya pengendalian penyakit dapat kita capai. Itulah pencegahan dan pengendalian penyakit,” ujar Darda Daraba.

Sekdapun mengapresiasi capaian yang diraih Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo dan Dinas Kesehatan kabupaten/kota serta puskesmas dalam pencegahan dan pengendalian penyakit, dimana tahun 2018 meraih penghargaan terbaik pertama dalam kinerja program malaria, penghargaan tertinggi kedua dalam pencapaian cakupan imunisasi Campak Rubella (MR) pada pelaksanaan kampanye imunisasi MR dengan cakupan 97,9 %, serta penghargaan terbaik satu dalam pelayanan kesehatan jiwa berdasarkan hasil survey PIS PK.

Sekretaris Komisi IV DPRD Provinsi Gorontalo, M. Hidayat Bouty (ketiga kiri) menyerahkan piagam penghargaan kepada Kepala Biro Humas dan Protokol Provinsi Gorontalo, Wardoyo Pongaliu yang sudah mendukung suksesnya penyelenggaraan kampanye imunisasi Campak dan Rubella tahun 2018. (Foto: Nova-Humas)

Rakontek akan berlangsung selama 3 hari, diisi dengan penyampaian materi, diskusi per kab/kota untuk menyusun rencana kegiatan integrasi dan diakhiri dengan penyampaian Rencana Tindak Lanjut (RTL) dan kesepakatan. Kegiatan pertemuan ini juga diselingi dengan lomba poster dan lomba senam yang diikuti oleh peserta kabupaten kota.

Selama kegiatan berlangsung, panitia menyediakan layanan pemeriksaan factor resiko PTM, Tes HIV, serta Tes Hepatitis B.

Pada kegiatan ini juga diberikan penghargaan kepada Dinas Kominfo dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi Gorontalo, Biro Humas dan Protokol Provinsi Gorontalo, Kanwil Kemenag Gorontalo dan MUI Provinsi Gorontalo yang sudah mendukung suksesnya penyelenggaraan kampanye imunisasi campak dan Rubella tahun 2018.

Pewarta : Nova
Editor : Asriani

Bagikan Berita

Facebook
Twitter
Pinterest
WhatsApp

ARSIP BERITA

KATEGORI