38 Tahun Mengabdi, Guru di Gorontalo Diberi Umroh Gratis

Gubernur Gorontalo Rusli Habibie (kanan) berbincang dengan Taib B. Hasan (kiri), guru SMA 4 Kota Gorontalo saat peringatan Hari Guru ke-73 tingkat Provinsi Gorontalo, Kamis (29/11/2018). Taib yang sudah menjadi guru selama 38 tahun mendapat hadiah umroh gratis dari Gubernur Rusli. (Foto: Salman-Humas).

KOTA GORONTALO, Humas – Peringatan Hari Guru ke-73 tingkat Provinsi Gorontalo, Kamis (29/11/2018), menjadi berkah bagi Taib B. Hasan. Guru yang sudah 38 tahun mengabdi itu mendapat bonus umroh gratis dari Gubernur Gorontalo Rusli Habibie.

Terik matahari pagi itu mulai menyengat seiring upacara peringatan Hari Guru Tingkat Provinsi Gorontalo yang telah usai. Ribuan guru SMA/SMK dengan seragam PGRI, Guru Tidak Tetap (GTT) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) mengambil tempat duduk di tenda-tenda yang sudah disiapkan.

Sejurus kemudian, Gubernur Gorontalo Rusli Habibie naik ke atas mimbar untuk memberikan pengarahan. Seperti biasanya, awal sambutan Rusli selalu menjadi ‘misteri’. Entah isinya pujian bagi panitia, amarah, atau sekedar candaan untuk mendinginkan suasana.

“Coba angkat tangan guru PNS yang sudah lebih dari 30 tahun mengabdi? Ada di sini? Ya bapak itu, silahkan maju,” buka Rusli mengawali sambutannya.

Taib B. Hasan adalah sosok guru itu. Dengan tergopoh-gopoh, guru yang pada bulan Mei 2019 akan pensiun itu berdiri di depan gubernur. Kakinya keram karena lama berdiri saat upacara. Maklum usianya hampir 59 tahun. Suasana pun kembali hening.

“Saya pertama terangkat tahun 1980. SMP Negeri 2 Limboto 10 tahun, SMP 8 Gorontalo 12 tahun, SMK 3 Gorontalo 7 tahun SMA 4 Gorontalo 9 tahun,” kata Taib memperkenalkan diri.

Atas dedikasinya itu, Gubernur Rusli tak ragu menggajar dengan hadiah umroh gratis. Taib Hasan menjadi 1 dari 13 orang yang beruntung untuk diberangkatkan dengan anggaran Pemerintah Provinsi Gorontalo.

“Jadi kata orang, rejeki tidak ke mana. Kita menyiapkan anggaran untuk memberikan hadiah pada orang yang beprestasi setiap Ulang Tahun Provinsi Gorontalo 5 Desember nanti. Salah satunya bapak ini akan kita daftarkan untuk umroh gratis,” kata Rusli disambut tepuk tangan peserta yang hadir.

Pria yang sudah naik haji tahun 2013 itu pun tak bisa menyembunyikan rasa senangnya. Berulang kali kata “alhamdulillah” ia sebut sambil memegang mic. Suaranya terdengar oleh seluruh peserta yang hadir.

Kepala Biro Pemerintahan dan Kesra selaku instansi teknis penanggungjawab, diminta gubernur untuk segera mendata Taib, termasuk pengurusan paspor dan administrasi lainnya.  Jika tidak berhalangan, rombongan umroh gratis tersebut akan berangkat tanggal 16 Desember 2018 nanti.

Dalam pengarahannya, mantan Bupati Gorontalo Utara itu meminta kepada guru untuk senantiasa meningkatkan kapasitas diri di era revolusi industri 4.0. Tugas dan tanggungjawab guru saat ini semakin berat. Selain mampu mendidik anak dengan bidang kelimuannya, guru dituntut mampu menguasai dan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi.

Di sisi lain, pihaknya berkomitmen untuk senantiasa meningkatkan kesejahteraan guru. Salah satunya dengan memberikan Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) bagi guru PNS non sertifikasi serta menyetarakan upah Guru Tidak Tetap (GTT) dengan Upah Minimum Provinsi (UMP) lebih kurang Rp2,3 Juta setiap bulannya.

Pewarta: Isam

Bagikan Berita

Facebook
Twitter
Pinterest
WhatsApp

ARSIP BERITA

KATEGORI