Perangi Korupsi, Anak Smansa Telaga Nobar Film “Menolak Diam”

Pembina organisasi Saya Perempuan Anti Korupsi (SPAK) Gorontalo, Idah Syahidah foto bersama dengan siswa Smansa Telaga usai menggelar Nobar Film “Menolak Diam” di aula sekolah, Kamis (15/2). Kegiatan yang diprakarsai oleh istri Gubernur Gorontalo Rusli Habibie itu untuk mengajarkan nilai-nilai anti korupsi di kalangan siswa. (Foto: Burhan-Humas)

Puluhan anak  SMA 1 (Smansa) Telaga, Kecamatan Telaga Kabupaten Gorontalo menggelar nonton bareng (nobar) film “Menolak Diam” di aula sekolah, Kamis (15/2). Film yang berkisah tentang semangat anti korupsi itu sengaja diputar untuk menanamkan nilai nilai kejujuran kepada pelajar.

“Film ini ceritanya sangat bagus ya. Kejujuran itu memang pahit untuk dikatakan tapi jika hal tersebut untuk mengungkapkan sebuah kebenaran kita harus berani mengatakannya. Apalagi menyangkut tindak korupsi,” ungkap pembina organisasi Saya Perempuan Anti Korupsi (SPAK) Gorontalo Idah Syahidah selaku pemerakarsa acara.

Istri Gubernur Gorontalo Rusli Habibie itu mengingatkan kepada para generasi muda tentang bahaya laten korupsi. Menurutnya, sikap korup tidak saja dilakukan oleh para pejabat negara, seperti yang selalu mereka saksikan di media massa. Korupsi membayangi siapa saja yang tidak memiliki kejujuran di hatinya.

“Korupsi juga bisa dilakukan oleh para siswa bahkan guru di sekolah. Datang terlambat itu juga korupsi, adik adik sudah korupsi waktu. Adik adik menyontek juga korupsi, karena tidak jujur terhadap diri sendiri,” tegas Idah yang juga menjabat Ketua Kwarda Provinsi Gorontalo.

Melalui pemutaran film “Menolak Diam” ini Idah berharap agar siswa semakin peduli dengan upaya anti korupsi. Para siswa juga diminta untuk tidak diam jika menemukan ada indikasi korupsi di lingkungan sekitar termasuk di sekolah.

Film garapan sutradara Emil Heradi ini mengisahkan tentang Alif, Nisa, Dito, Satrio dan Bondan yang merupakan siswa-siswi salah satu sekolah unggulan di Jokjakarta. Berawal masalah yang sepele saja, ketika mereka mencoba mengungkap praktiik korupsi disekolahnya. Berbagai macam cara pun mereka lakukan untuk mewujudkan misinya. Film ini kolaborasi Transparency International Indonesia Dan Night Bus Picture serta didukung oleh Embassy Of Denmark In Indonesia.

Pewarta: Burhan

Editor: Isam

Bagikan Berita

Facebook
Twitter
Pinterest
WhatsApp

ARSIP BERITA

KATEGORI