Pemprov Gorontalo Gelar Rakor Pengembangan Jaringan Jalan Daerah

Wagub Gorontalo H. Idris Rahim (kiri) memukul gong yang menandai dibukanya rakor pengembangan jalan daerah di hotel Damhil Kota Gorontalo, Senin (11/12)

GORONTALO – Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui Dinas Pekerjaan Umum menggelar rapat koordinasi dan fasilitasi pengembangan jaringan jalan Forum Komunikasi dan Kerja Sama Pembinaan Jalan Daerah (FKPJD) di ballroom hotel Damhil Kota Gorontalo, Senin (11/12). Rakor yang diikuti oleh Satker Balai Jalan dan jajaran Dinas Pekerjaan Umum provinsi dan kabupaten/kota dibuka oleh Wakil Gubernur Gorontalo H. Idris Rahim.

Dalam sambutannya Wagub mengatakan, pelaksanaan rakor pengembangan jalan daerah bertujuan untuk membangun sinergitas sekaligus menyamakan persepsi tentang status dan kewenangan jalan. Penentuan status dan kewenangan jalan ini, kata Idris, dimaksudkan untuk memperjelas penanganan dan pengembangan infrastruktur jalan.

“Pengembangan jalan ada yang ditangani oleh pemerintah pusat, provinsi, maupun kabupaten/kota. Melalui rakor ini, kewenangan masing-masing kita pertegas lagi sehingga tidak ada lagi yang bertanya-tanya jalan A siapa yang menanganinya,” jelas Idris.

Sesuai data BPS, lanjut Wagub, indeks gini ratio Provinsi Gorontalo mencapai angka 0,41. Angka ini menunjukkan bahwa masih ada ketimpangan yang salah satunya diakibatkan oleh belum meratanya pembangunan infrastruktur jalan di Provinsi Gorontalo. Berdasarkan hal itu, maka Pemerintah Provinsi Gorontalo pada periode kedua pemerintahan NKRI (Nyata Karya Rusli-Idris) kembali menjadikan sektor infrastruktur sebagai salah satu program unggulan dari delapan program unggulan tahun 2017-2022.

“Untuk jalan nasional di Provinsi Gorontalo sudah baik. Sedangkan untuk jalan provinsi sebagian besar sudah kita tingkatkan, tetapi memang masih ada sebagian lainnya yang perlu kita tuntaskan pada periode ini. Demikian juga dengan jalan kabupaten/kota yang harus mendapatkan prioritas penanganan,” papar Wagub.

Lebih lanjut kata Idris, untuk pengembangan seluruh ruas jalan di Provinsi Gorontalo perlu adanya program berskala besar yang selanjutnya disinergikan dan diupayakan pelaksanaannya melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) ataupun dengan melakukan program padat karya. Dirinya berharap, dengan program yang komprhensif dan berkelanjutan tersebut infrastruktur jalan di Provinsi Gorontalo semakin baik dan merata.

“Harus ada solusi konkrit yang dihasilkan dari rakor ini untuk pengembangan jalan di Provinsi Gorontalo menjadi lebih baik agar arus lalu lintas barang dan jasa akan lancar,” pungkas Idris.

Pewarta/Editor : Haris
Foto : Gusti

Bagikan Berita

Facebook
Twitter
Pinterest
WhatsApp

ARSIP BERITA

KATEGORI