Sosialisasi Bahaya AIDS, Ketua KPAP Hadirkan ODHA

GORONTALO – Ada yang beda pada pelaksanaan Sosialisasi HIV/AIDS yang berlangsung di Auditorium UNG, Rabu (16/8). Kali ini Komisi Penanggulangan AIDS Provinsi (KPAP)  tidak hanya mensosialisasikan bahayanya HIV/AIDS namun mereka juga menghadirkan ODHA untuk memberikan testimoni dan sharing kepada para mahasiswa baru UNG serta melakukan Tes HIV/AIDS kepada seluruh mahasiswa baru yang berjumlah kurang lebih 1500 orang.

Ketua Tim Asistensi KPAP Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie mengatakan jika selama ini masyarakat agak merasa takut untuk melihat atau berhadapan dengan Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA).  Namun hal itu dipatahkan oleh istri Gubernur Gorontalo ini dengan menghadirkan langsung salah satu ODHA.

“ Mereka (red-ODHA) adalah manusia seperti kita juga, jangan mengucilkan mereka, justru kita harus mensupport agar mereka bisa bertahan hidup yang lebih lama lagi, ”, tutur Idah.

Data yang diperoleh dari Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo saat ini cukup memprihatinkan kata Idah, dimana tahun 2017 ini sudah tercatat 334 orang penderita​ HIV/AIDS di Provinsi Gorontalo. Sebagai generasi penerus cita-cita bangsa pemuda seharusnya melakukan hal-hal yang positif dan kreatif, jangan pernah menyentuh yang namanya narkoba ataupun melakukan seks bebas.

Menurut Idah penyakit AIDS ini penularannya kebanyakan melalui hubungan seks dengan berganti-ganti pasangan, melalui jarum suntik pada pemakai narkoba yang sudah terinfeksi AIDS, transfusi darah juga dari air susu ibu.

“ HIV/AIDS tidak akan menular jika kita bersalaman, bersentuhan atau bahkan berpelukan dengan penderita AIDS. Hari ini kita menghadirkan ODHA untuk bisa berbagi pengalaman kepada kita semua akan bahayanya AIDS dan mari kita berani untuk memeriksakan diri kita ,”jelas Idah.

Para mahasiswa baru UNG sangat antusias mendengarkan sosialisasi HIV/AIDS kali ini. Tdak heran salah seorang mahasiswa baru yang ikut dalam sosialisasi melontarkan pertanyaan kepada ODHA begitu bersyukur bisa mengikutinya, sebab sepanjang hidupnya baru kali ini sosialisasi tentang HIV/AIDS bisa langsung menghadirkan salah satu ODHA yang mau berbagi pengalamannya sehingga para peserta sosialisasi bisa mengetahui bahayanya HIV/AIDS.

Idah berharap kepada seluruh masyarakat khususnya para mahasiswa UNG agar ilmu dan pengetahuan yang diperoleh dari sosialisasi tersebut tidak hanya sebatas sosialisasi pada hari ini saja namun apa saja yang diperoleh dapat disebarkan lagi kepada masyarakat yang belum mengetahuinya sehingga anak-anak Indonesia terutama yang berada di Provinsi Gorontalo bisa terbebas dari penyakit HIV/AIDS, narkoba dan hal-hal negatif lainnya.

Pewarta/foto :  Burhan

Editor               : Asriani

Bagikan Berita

Facebook
Twitter
Pinterest
WhatsApp

ARSIP BERITA

KATEGORI