Pemprov Gorontalo Gelar Pisah Sambut Danbrigif 22/Ota Manasa

Wagub H. Idris Rahim (kiri), menyerahkan cenderamata kepada pejabat lama Danbrigif 22/Ota Manasa, Kolonel Inf. Marzuki

GORONTALO – Pemerintah Provinsi Gorontalo menggelar pisah sambut Komandan Brigade Infanteri (Brigif) 22/Ota Manasa dari pejabat lama Kolonel Infanteri Marzuki kepada Letkol Infanteri Sahat Monang Saragih, di rumah jabatan Gubernur Gorontalo, Kamis (3/8) malam.

Wakil Gubernur Gorontalo H. Idris Rahim dalam sambutan pisah sambut mengatakan, mutasi, rotasi, ataupun reposisi bagi setiap aparatur negara adalah suatu keniscayaan yang menjadi tuntutan kebutuhan organisasi. Menurutnya, mutasi baik perpindahan jabatan (tour of duty) maupun perpindahan wilayah kerja (tour of area), juga merupakan upaya untuk meningkatkan kualitas dan profesionalitas aparat, baik TNI, Polri, maupun aparatur sipil negara.

“Mutasi ini bukan soal suka atau tidak suka. Tetapi itu adalah dinamika organisasi, sekaligus pembinaan aparatur dalam rangka meningkatkan kualitas dan profesionalitas,” jelas Wagub.

Lebih lanjut kata Idris, meski terbilang singkat melaksanakan tugas di Gorontalo, kurang lebih 7 bulan sebagai Komandan Brigif 22/Ota Manasa, Kolonel Inf. Marzuki telah memberikan kontribusi yang besar terhadap suksesnya pembangunan di Provinsi Gorontalo.

“Oleh karena itu atas nama Pemerintah Provinsi Gorontalo, kami mengucapkan terima kasih kepada pak Marzuki yang telah banyak membantu pemerintah dan masyarakat Gorontalo,” ujar Idris.

Wagub menambahkan, Brigif 22/Ota Manasa memiliki kedudukan strategis mengingat letak Provinsi Gorontalo yang secara geografis berdekatan dengan negara tetangga Filipina, yang saat ini salah satu daerahnya, yaitu Marawi, sedang bergejolak. Terkait hal itu, Idris berharap Brigif 22/Ota Manasa dapat meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaannya untuk menangkal ekses dari konflik Marawi tidak sampai masuk dan mengganggu keutuhan NKRI.

Kepada Komandan Brigif 22/Ota Manasa yang baru, Letkol Inf. Sahat Monang Saragih, Wagub berpesan untuk terus meningkatkan silaturrahim dan koordinasi dengan pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, guna lancarnya pelaksanaan tugas dan fungsi Brigif.

“Saya yakin dengan pengalaman pak Sahat yang pernah menjadi Danyon 713 Satyatama Gorontalo, dirinya sudah tahu betul bahwa kunci sukses melaksanakan tugas di Gorontalo hanya dengan silaturrahim dan koordinasi,” pungkas Wagub Idris Rahim.

Pewarta/Editor : Haris
Foto : Gusti

Bagikan Berita

Facebook
Twitter
Pinterest
WhatsApp

ARSIP BERITA

KATEGORI