Gorontalo Outer Ring Road Ditargetkan Selesai 2019

Menteri PUPR M. Basuki Hadimuljono meninjau proyek pembangunan GORR

 

GORONTALO – Pembangunan jalan lingkar luar Gorontalo atau Gorontalo Outer Ring Road (GORR), ditargetkan akan rampung pada tahun 2019. Hal ini dikatakan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat RI, M. Basuki Hadimuljono, usai meninjau progres pembangunan GORR, Minggu (30/4).

“Secara keseluruhan, kita targetkan GORR ini selesai pada tahun 2019,” kata Menteri PUPR.

Menteri PUPR menjelaskan, pembangunan GORR sepanjang 45 kilometer dari bandara Djalaludin di Kabupaten Gorontalo hingga Kota Gorontalo, dibagi dalam tiga segmen. Untuk segmen 1 sepanjang 15 kilometer dan segmen 2 sepanjang 11 kilometer, secara praktis tidak menemui kendala. Bahkan direncanakan pada akhir tahun 2017, ruas jalan segmen 1 dan 2 sudah bisa difungsikan dengan sistem gate to gate yang akan dihubungkan dengan jalan kabupaten.

“Sepanjang 30 kilometer telah jadi badan jalannya, 16 kilometer sudah beraspal. Untuk segmen 1 dan 2 ini akan kita fungsikan diakhir tahun ini. Kita akan cari jalan kabupaten di ujung segmen 2, jadi semacam sistem tol gate to gate,” jelas Basuki.

Sementara untuk segmen 3 kata Basuki, proses pembebasan lahannya akan mulai dilaksanakan tahun ini hingga tahun 2018. Dengan perhitungan waktu pekerjaan selama setahun, dipastikan untuk segmen 3 ini akan selesai pada tahun 2019.

“Kita akan terus memacu dan mempercepat penyelesaian pekerjaan GORR ini sebagaimana instruksi bapak Presiden saat meninjau lokasi ini pada tahun 2015,” ujarnya.

Lebih lanjut Menteri PUPR menuturkan, untuk mendukung percepatan pekerjaan GORR yang hingga tahun 2017 alokasi anggarannya mencapai Rp 743 miliar, dalam waktu dekat pihaknya akan mengirim tim Balitbang Kementerian PUPR. Tim ini nantinya akan membantu Satker di daerah untuk menangani persoalan teknis, penentuan kemiringan dan pemotongan yang tepat guna menghindari terjadi longsor di ruas GORR.

“Minggu ini akan kita kirim tim yang khusus membantu pembangunan GORR. Secara teknis, pembangunan GORR tidak menemui kendala. Hanya saja pembangunan jalan tergantung pada kondisi batuan dan tanahnya,” pungkasnya.

Turut mendampingi Menteri PUPR pada kesempatan itu Asisten Bidang Pemerintahan Setda Provinsi Gorontalo, Anis Naki, mewakili Penjabat Gubernur Gorontalo, pimpinan dan jajaran Satker Kementerian PUPR, serta Kepala Dinas PU Provinsi dan Kabupaten Gorontalo. (Haris – Tim Redaksi Humas)

Bagikan Berita

Facebook
Twitter
Pinterest
WhatsApp

ARSIP BERITA

KATEGORI