Cegah DBD, Gubernur Gorontalo Turun Lakukan PSN

Gorontalo – Untuk menekan tingginya jumlah kasus Demam Berdarah Dengue (DBD), Gubernur Gorontalo Rusli Habibie, Kamis pagi turun langsung melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN).

Gebrak sarang nyamuk DBD, dengan melakukan PSN yang dipusatkan di kelurahan Pulubala Kota Gorontalo tersebut, Pemerintah Provinsi Gorontalo bersama pemerintah Kota Goorntalo melibatkan unsur TNI dari Kodim 1304, Brigif 22 Otamanasa, Yonif 713 dan Kepolisian Daerah Gorontalo.

Dari pantauan dilokasi Gubernur Gorontalo Rusli Habibie, bersama ASN lainya dan Pemerintah Kota Gorontalo tampak membersihkan selokan yang sudah tersumbat akibat pembuangan sampah sembarangan.

Pada kesempatan itu Gubernur menyampaikan bahwa kegiatan PSN ini sudah pernah dilakukan sebelumnya namun kali ini, dilakukan secara besar-besaran dengan melibatkan banyak pihak, karena mulai meningginya kasus DBD, yang hampir terjadi disemua daerah.

” saya berharap ada partisipasi penuh dari masyarakat, sebab menjaga lingkungan tetep bersih dan sehat menjadi tanggungjawab kita semua,” Kata Rusli Habibie, Kamis.

Gubernur menambahkan bahwa, pemerintah sering dimarah serta dikritik terkait penangan DBD, namun jika masyarakat juga tidak peduli dengan lingkungan sekitar, maka upaya pencagahan yang dilakukan tentu tidak akan maksimal, yang terpenting baginya adalah bagaiman menyadarkan masyarakat agar selalu hidup sehat.

Pihaknya berharap agar pemerintah Kecamatan, lurah dan kepala Desa, untuk bisa mengajak masyarakat secara gotong royong, untuk dapat membersihkan lingkungan sekitar, dengan memperhatikan tempat bisa nyamuk berkembang biak.

” bagi camat dan lurah yang peduli terhadap kebersihan lingkungan maka akan ditingkatkan Tunjangan Kinerja Daerah,” Ucap Gubernur Rusli.

Kegiatan PSN ini masih akan berlanjut, dengan melibatkan ASN baik dilingkungan Pemerintah Provinsi maupun di Kota Gorontalo, hingga kasus DBD menunjukan penurunan yang signifikan.

 

Bagikan Berita

Facebook
Twitter
Pinterest
WhatsApp

ARSIP BERITA

KATEGORI