Gubernur Gorontalo Serap Aspirasi Masyarakat Transmigrasi

Gorontalo –  Gubernur Gorontalo Rusli Habibie, bersama unsur forkopimda Provinsi Gorontalo dan sejumlah pimpinan SKPD dilingkungan Pemerintah Provinsi turun langsung kelapangan mendengarkan aspirasi serta keluhan dari masyarakat Transmigrasi yang berada di Kecamatan Pulubala Kabupaten Gorontalo.

Dalam kesempatan itu Rusli Habibie, mendengarkan satu persatu keluhan serta harapan masyarakat transmigrasi baik dari sektor pertanian, pendidikan dan kesejahteraan masyarakat.

“Saya sengaja membawa forkopimda dan sejumlah pimpinan SKPD terkait, guna mendengarkan aspirasi, dan langsung mendapatkan jawaban dari harapan warga transmigrasi,” Kata Rusli Habibie.

Seperti yang diutarakan salah seorang warga transmigrasi Trimanto, bahwa saat ini masyarakat membutuhkan bantuan pemerintah provinsi seperti pemasangan listrik gratis, pengadaan air bersih atau sumur suntik, sekolah, serta lahan pertanian.

Menanggapi berbagai kebutuhan warga transmigrasi tersebut, Rusli meminta kepada SKPD terkait, untuk segera merespon dan menjawab langsung apa yang menjadi kebutuhan masyarakat.

“Saya minta SKPD terkait untuk mendata, setelah acara ini selesai, untuk melakukan verifikasi dilapangan bersama kepala desa, dan camat, apa saja kebutuhan itu,” Ujar Rusli Habibie.

Terkait persoalan pemasangan listrik gratis, dihadapan warga transmigrasi Gubernur Rusli meminta agar dinas terkait mendata berapa banyak kepala keluarga yang ada dikecamatan ini yang belum terpasang listrik, untuk segera dimasukan kedalam penerima program 20.000 pemasangan listrik gratis.

Sama halnya dengan persoalan jaminan kesehatan, bagi warga yang belum mendapatkan kartu jaminan kesehatan, secara bertahap diminta untuk memasukan permohonan ke Kepala Desa, selanjutnya ke Kecamatan dan pemerintah Daerah, untuk segera diproses.

Dalam kesempatan itu Rusli Habibie mengatakan bahwa, meskipun warga transmigrasi berasal dari berbagai etnis, namun mereka adalah bagian dari masyarakat Gorontalo, yang juga harus diperhatikan oleh pemerintah daerah.

“Yang terpenting bagi saya adalah, kita tetap harus hidup rukun dan damai dalam kemajemukan etnis khususnya dilingkungan transmigrasi atas dasar persamaan hak dan kewajiban yang telah hidup berdampingan puluhan tahun,” Ujar Rusli Habibie.

Bagikan Berita

Facebook
Twitter
Pinterest
WhatsApp

ARSIP BERITA

KATEGORI